Tingkat Kepatuhan Protokol Kesehatan Masyarakat Masih Rendah

NEWS

Penulis: Supriyani
SUKOHARJO | inspirasiline.com

WARGA Sukoharjo mulai cuek terhadap aturan wajib memakai masker. Fenomena ini terjadi setidaknya dalam sebulan terakhir.

Hal tersebut terlihat dari tingkat pelanggaran warga tak bermasker di Kabupaten Sukoharjo yang menunjukkan tren meningkat. Dalam sehari, puluhan warga terjaring operasi masker yang digelar Tim Gabungan Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum Satpol PP Sukoharjo Wardino di sela-sela operasi mengatakan, operasi masker terus dilakukan tim gabungan dengan melibatkan TNI-Polri, Dishub, DKK, staf kecamatan setempat.

Menurutnya, meski terus digelar operasi masker, tingkat pelanggaran warga tak bermasker masih tinggi.

“Kemarin tingkat kepatuhan warga bermasker sudah meningkat. Tapi dalam sebulan terakhir ini, warga yang tak bermasker justru naik lagi,” katanya.

Dia mengungkapkan, dalam operasi masker di depan Pasar Cuplik, Kecamatan Sukoharjo terjaring 34 orang pelanggar. Jumlah ini meningkat dibanding warga terjaring operasi masker rata-rata harian yang digelar sebulan lalu.

Kebanyakan Ibu-ibu
Wardino mengungkapkan, tingkat kepatuhan warga Sukoharjo memakai masker menurun, karena mulai menyepelekan Covid-19.

Padahal angka kasus positif Corona di Sukoharjo terus melejit, setelah libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad.

“Kebanyakan yang terjaring operasi masker itu ibu-ibu yang bawa anak kecil. Ada juga laki-laki, karena alasan merokok,” ujarnya.

Dia mengajak masyarakat Sukoharjo untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin cuci tangan. Penegakan hukum protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19 di Sukoharjo akan terus dilakukan Tim Gabungan Pemkab, TNI, dan Polri.

Penegakan hukum tersebut mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Sukoharjo Nomor 52 Tahun 2020 tentang Pedoman Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum terhadap Protokoler Kesehatan dalam Penanganan Covid-19 dan Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru Produktif dan Aman Covid-19.

baca juga:  Positif Covid-19, Bayan Peleman FI Meninggal Dunia

Bagi warga Sukoharjo yang tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah dikenai sanksi sosial dan fisik. Di antaranya sanksi membersihkan fasilitas umum, menghapal Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan atau perjuangan.

Salah satu warga Sukoharjo yang terjaring operasi masker, Wijayanti (35) mengaku lupa tidak menggunakan masker. “Hanya pergi sebentar dan tidak jauh dari rumah, jadi tidak pakai masker,” ujarnya.

Wijayanti mengaku kapok tidak menggunakan masker. Dia kini mengakui, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah sangat penting untuk menekan penyebaran virus Corona.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *