Lagi, Temuan Mayat Bayi Gegerkan Warga Pilang Lor

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

BEBERAPA hari belakangan, masyarakat di Bumi Sukowati digegerkan dengan penemuan mayat bayi. Pertama, penemuan mayat bayl di Kali Sawur, Desa Tunggul, Kecamatan Gondang. Menyusul temuan jasad bayi di parit irigasi Wonowoso, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen.

Dan terakhir, Kamis (18/3/2021) malam ditemukan mayat bayi di Dukuh Pilang Lor, RT 010, Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen.

Sosok bayi diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan warga yang tengah memancing di pinggir Sungai Bengawan Solo.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen Sugeng Priyono yang dihubungi inspirasiline.com melalui ponselnya, Kamis (18/3/2021) malam menjelaskan, penemuan bayi itu dilaporkan pukul 18.12. Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 19.49.

Sugeng Priyono mengatakan, identitas bayi masih misterius. Umurnya diperkirakan belum ada sebulan. Awal mulanya, ada seorang warga yang memancing di Sungai Bengawan Solo. Setelah tiba di sungai, warga melihat sesuatu  dikira bangkai hewan.

“Setelah diamati lebih dekat, ternyata sosok mayat bayi yang tersangkut ranting bambu. Atas kejadian itu, pemancing langsung menghubungi warga setempat dan dilanjutkan ke Polsek Masaran,” ujarnya menjelaskan kronologi temuan mayat bayi itu.

Begitu menerima laporan, Sugeng Priyono langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi mayat bayi tersebut.

Situasi hujan dan medan yang cukup sulit menjadi hambatan tersendiri bagi TRC dan sukarelawan SAR saat mengevakuasi mayat bayi itu.

“Namun alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar. Setelah mayat bayi diidentifikasi polisi dan puskesmas setempat, langsung dibawa ke Unit Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi Solo untuk identifikasi lebih lanjut,” terangnya.***

Bagikan ke:

4 thoughts on “Lagi, Temuan Mayat Bayi Gegerkan Warga Pilang Lor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *