Pemerintah Pusat membatalkan PPKM level 3, Pemkab Sragen kerepotan

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com Keputusan pemerintah pusat membatalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM ) level 3 pada momen libur Natal dan Tahun Baru ( Nataru)  membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen kerepotan. Pasalnya, Pemkab Sragen telah menggelar rapat koordinasi dengan Polres dan Kodim 0725/Sragen membahas soal pelaksanaan PPKM tersebut pada 1 Desember 2021 lalu.

Namun dalam perjalanannya, Pemerintah Pusat membatalkan kebijakan PPKM level 3 tersebut dan menyerahkan kebijakan kepada pemerintah daerah.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat dihubungi Inspirasiline.com melalui phoneselnya Minggu (19/12/2021) mengaku kerepotan

“Kami pernah meminta juklak petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) yang jelas tentang antisipasi Nataru. Sempat ada perintah adanya tes antigen di rest area tol. Tetapi kok setelah ke sininya, ternyata tidak ada tes antigen dan kebijakan diserahkan ke daerah. Kalau kebijakan diserahkan ke daerah, ya kami kerepotan. Kami coba bicarakan di internal antara Bupati, Kapolres, dan Dandim untuk persiapan antisipasi jelang Nataru,” Ungkapnya

Bupati Sragen, Kapolres Sragen, dan Dandim 0725/Sragen sempat menggelar rapat koordinasi (Rakor) untuk menyikapi PPKM level 3. Sehari Pasca Rakor itu ternyata kebijakan PPKM level 3 dibatalkan oleh pemerintah pusat.

Yuni menyampaikan formula dalam rakor itu bisa saja tetap diterapkan dalam pelaksanaan Nataru tetapi biayanya tidak sedikit. Yuni sapaan akrab Bupati Sragen itu mengatakan, untuk persiapan petugas, makan minum selama dua pekan itu, Badan Kesbangpol  menghitung bisa habis sampai Rp300 juta.

“Saya berkoordinasi dengan Kapolres, untuk antisipasinya lebih soft dan disesuaikan dengan keadaan. Selama ini kasus Covid-19 juga tidak meningkat. Penekannya lebih pada larangan kerumunan. Menjelang Tahun Baru tidak boleh ada perayaan dalam bentuk apa pun. Alun-alun diperketat. Termasuk larangan kerumunan di kota-kota kecamatan,” Ungkap orang nomor 1 di Bumi Sukowati ini menjelaskan. ( Sugimin/17)

Bagikan ke:
baca juga:  Target 1000 Vaksin Perhari Petugas Gabungan Di Blora Gerebek Desa Petugas Gabungan Di Blora Lakukan Gerakan Percepatan Vaksinasi Covid-19, Dengan Target 1000 Vaksin Perhari Petugas Gabungan Di Kecamatan Jati Blora, Gerebek Desa Dengan Sasaran 1000 Vaksin Perhari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *