Bangga, Kabupaten Sragen Raih Piala Adipura

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Setelah 2 Tahun Absen, Kabupaten Sragen kembali mendapatkan Penghargaan Adipura Tahun 2022 kategori Kota Kecil. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya kepada Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Kantor Kementerian LHK Republik Indonesia (RI), Selasa (28/2/2023).

Adipura merupakan Penghargaan Tertinggi dalam Bidang Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pengelolaan Sampah. Sragen telah menanti Penghargaan ini selama kurang lebih 2 Tahun, mengingat terakhir kali diraih pada Tahun 2017. Karena pada Tahun 2020-2021 dihentikan Penghakiman Adipura akibat Pandemi COVID-19 melanda Dunia bahkan Indonesia termasuk Kabupaten Sragen.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berterima kasih dan menyampaikan Apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu terwujudnya Kabupaten Sragen untuk kembali meraih Gelar Adipura setelah Lima Tahun tidak menerima Penghargaan Bergengsi tersebut. Dan penghargaan Adipura merupakan Kerja Keras Tim dan peran serta seluruh masyarakat.

“Alhamdulillah, Sragen kembali mendapatkan Adipura. Kali ini Penghakiman sungguh sangat rumit. Namun, yang penting adalah bagaimana kita mengubah kebiasaan. Yakni tidak membuang Sampah Sembarangan, memilah Sampah dengan Benar, mencinta Lingkungan dan Menyadari betul bahwa Anak Cucu kita yang akan menerima warisan ini. Insya Allah Sragen yang kita tinggali ini akan lebih Nyaman, Asri, Lingkungannya Bersih, Sehat, itulah harapan kita semua,” ungkap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati usai menerima Penghargaan.

“Selamat buat masyarakat Sragen kita mendapat Adipura, kita juga harus berbenah diri agar kita Tahun 2023 kembali mendapatkan Adipura lagi,” Imbuhnya.

Raihan Gelar bergengsi Anugerah Adipura dari Presiden Republik Indonesia Tahun ini, merupakan Penghargaan bagi Sragen, karena berhasil dua kali meraih Piala Adipura di masa Jabatan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Periode 2016 – 2021 bersama Wakil Bupati, Dedy Endriyatno dan Periode 2021 – sekarang bersama Wakil Bupati (Wabup) H. Suroto.

baca juga:  Polsek Banjarejo Intensif Patroli Protokol Kesehatan Covid-19

Atas Penghargaan itu, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan terus mengupayakan mempertahankan Adipura, dengan meningkatkan lagi Pengelolaan Sampah. Diamanatkan kita menyelesaikan Sampah itu Langsung dari Sumbernya, sehingga akan memperkuat Pemberdayaan Masyarakat ditingkat Rumah Tangga, Sekolah. Sekaligus mengurangi Jumlah Sampah. Jadi tidak semua Sampah itu dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kita akan berolah raga dengan baik sehingga dapat menghasilkan uang. Siapa bilang Sampah itu tidak bisa menghasilkan uang? Ayo mulai dari diri kita sendiri, kita mulai Pembiasaan ini. Yuk kita mulai dari sekarang Pilihlah Sampah dengan baik, yakni Organik dan Anorganik dipisahkan dengan Benar mulai dari Rumah Tangga,” Harapnya

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sragen Rina Wijaya menambahkan Penilaian Adipura kali ini berbeda dengan sebelumnya. Indikator Penilaian Tertinggi terletak pada Pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir di TPA Tanggan, Gesi.

“Penghargaan Adipura ini tidak hanya dinilai dari Kota Bersih dan Kota Indah, tapi bagaimana masyarakatnya juga bisa melakukan Pengelolaan atau Pemilahan Sampah mulai dari Rumah Tangga, sampai ke TPS-3R. Sehingga Sampah yang terkelola semakin meningkat. Untuk kami dari DLH Sragen sesuai arahan Pimpinan pada Tahun ini akan memberikan Edukasi, betapa Pentingnya Pemilahan Sampah dari Sumber Sampah,” Ungkap Rina Wijaya menjelaskan. ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *