Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com
DUA formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sragen lowong.
“Kekosongan itu terjadi lantaran semua pendaftar dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi. Mereka pun dinyatakan tidak memenuhi syarat dan langsung gugur,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sragen Sutrisna, Rabu (4/8/2021).
Sutrisna menjelaskan, dari hasil akhir seleksi administrasi, ada dua formasi yang lowong. Dua formasi itu adalah Analis Teknik Survei Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (Lalin) dan formasi Penyuluh Kesehatan Masyarakat (Kesmas).
Pada formasi Teknik Survei Manajemen Rekayasa Lalin, 7 pendaftar semuanya dinyatakan gagal seleksi administrasi.
Sementara pada formasi Penyuluh Kesmas, dari 4 pelamar, semuanya juga tidak ada yang lolos administrasi.
“Sehingga dari 63 formasi, ada dua yang kosong. Ada pendaftarnya, tapi tidak lolos seleksi administrasi semua,” ungkap Sutrisna.
Berbeda dari dua formasi itu, beberapa formasi kebanjiran pendaftar, yaitu formasi Bidan. Dari 288 orang yang mendaftar, ada 220 yang lolos seleksi administrasi. Kemudian formasi Perawat ada 230 pendaftar yang lolos.
Begitu pun di formasi Pranata Komputer, ada 121 peserta yang lolos dari total 164 peserta yang mendaftar.
Lantas ada formasi Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa, meloloskan 280 peserta dari jumlah 337 peserta yang mendaftar.
Jumlah total yang gagal 351 pelamar. Sedangkan peserta yang lolos tercatat sebanyak 1.219 orang.
Hasil seleksi itu secara resmi sudah diumumkan mulai Senin (2/8/2021) kemarin dan bisa diakses secara luas via website resmi Seleksi CPNS Sragen.
Dari total 1570 pendaftar yang submit, ada 1.219 pendaftar yang lolos administrasi atau dinyatakan memenuhi syarat (MS).
Sedangkan jumlah pendaftar yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau gagal, tercatat sebanyak 351 orang.
“Sudah diumumkan sejak Senin (2/8/2021) jam 07.30. Jumlah total yang mengisi formulir 1.664 orang untuk formasi CPNS. Sedangkan yang submit 1.570 orang. Hasil seleksi yang lolos 1.219 dan yang tidak memenuhi syarat atau gagal sebanyak 351 orang,” imbuh Sutrisna.
Sutrisna menguraikan, 351 peserta yang gagal itu karena tidak bisa memenuhi persyaratan administrasi, sehingga dinyatakan TMS dan gagal ke tahap selanjutnya.
Tahap berikutnya adalah masa sanggah, dibuka hari ini, Rabu (4/8/2021) sampai Jumat (6/8/2021) mendatang.
Selama masa sanggah, peserta bisa menyampaikan komplain atau sanggahan apabila ada persoalan terkait ketidaklolosan.
Dikatakan, untuk tahun ini, Sragen membuka lowongan CPNS dengan jumlah kuota sebanyak 63 formasi, yaitu formasi Tenaga Kesehatan dan tenaga teknis lain.***
