Sragen-Inspirasine.com sebagai strategi menjaring sasaran dosis pertama yang sudah ditemukan dan menambah cakupan Vaksinasi di Bumi Sukowati, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen menggelar lomba vaksinasi dosis pertama.
Sumber Inspirasine.com di DKK Sragen menyebutkan, lomba tersebut sebagai bagian peringatan Hari Kesehatan Nasional ( HKN)
Diķatakan lomba sudah dilaksanakan Kamis ( 11/11/2021) kemarin dan diperuntukkan bagi Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Desa/Kelurahan, Bidan Desa/Kelurahan hingga koordinator imunisasi, dengan harapan warga yang awalnya tidak mau divaksin, kemudian mau divaksin
Untuk kreteria lomba Sumber tersebut menyampaikan, Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Desa/Kelurahan sampai Koordi nasi imunisasi berbeda-beda. Sedangkan pemenangnya daerah dengan cakupan vaksinasi dosis pertama terbanyak untuk level Kecamatan seluruh Desa/Kelurahan
Ketika ditanya pemenangnya Kecamatan/Puskesmas/Desa/Kelurahan/koordinator imunisasi mana. Sumber Inspirasi menyebut belum.diumumkan
Kepala Puskesmas Plupuh 1 dr Abdul Azis yang dihubungi Inspirasiline.com Jumat (12/11/2021) mengatakan,
Sebenarnya bukan lomba
Hanya untuk menyemarakkan HKN
Pelaksanaan kemarin tanggal, 11 November 2021, pemenangnya
Dosis 1 terbanyak Kecamatan & Desa,
Dosis 2 terbanyak Kecamatan & Desa
Terpisah Kepala DKK Sragen dr Hargiyanto menyebutkan, meskipun sasaran vaksinasi dosis pertama, kedua dan ketiga sudah diatas satu juta suntikan, DKK masih mengejar untuk vaksin dosis pertama yang baru mencakup 75% dari target 775.774 orang. Dengan Lomba itu diharapkan bisa mendapatkan tambahan sasaran vaksinasi dosis pertama sebanyak 1% atau setara dengan 8000 orang.
Menurut Hargiyanto pencapaian vaksinasi dosis pertama, kedua dan ketiga sudah 1.084.537 suntikan
Rinciannya dosis pertama 590.209 orang ( 76,08%), dosis kedua 489.527 orang dan dosis ketiga 4.801 orang, Lansia sudah mencapai 80.073 orang (67,30%.
” untuk penanganan kasus covid-19 masih terus berjalan. Tes antigen berjalan, tetapi yang positif tak signifikan. Seperti tes Rabu (10/11/2021) dari 100 orang yang dites hanya dua orang yang positif. Tambah kasus baru juga sedikit. Penghuni isolasi terpusat di Technopark hanya 4 orang dan di Kragilan, Gemolong kosong. Kasus covid-19 di Rumah Sakit ( RS) pun hanya dua orang, satu orang di ICU dan satu orang di ruang isolasi covid-19″. Kata Hargiyanto ( Sugimin/17 )
