Sebelum Mengambil BT-PKLWN Di Kodim 0725/Sragen Harus Vaksin Dulu

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.Kodim 0725/Sragen Senin (11/4/2022) kemarin Lounching pendistribusian dana Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima Warung dan Nelayan (BT-PKLWN) Jalur TNI tahun 2022 di Aula Guyub Rukun Makodim setempat. Per orang mendapat BTPKLWN Rp 600.000.

Kodim 0725/Sragen memberikan  BT-PKLWN kepada  20.000 orang yang ada di kabupaten Sragen. Namun sebelum mengambil BT-PKLWN diwajibkan mengikuti vaksinasi dulu di Garasi Mobil Makodim 0725/Sragen.

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen mencatat ada peningkatan jumlah warga yang ikut vaksinasi dosis ketiga (booster-red) sebanyak 7.764 orang (1%) dalam sepekan terakhri. Yakni dari 13,24% menjadi 14,24%.

Salah satu pedadang menunjukkan kartu untuk vaksin di Makodim 0725/Sragen Senin (11/4/2022)

Cakupan vaksinasi booster pada pekan ini diproyeksi meningkat signifikan lantaran ada gerakan vaksinasi yang dibarengkan dengan penyaluran BT-PKLWN di Makodim 0725/Sragen sampai 20 hari  kedepan. Pelayanan vaksinasi itu dilaksanakan petugas Kodim 0725/Sragen sejak pagi hingga pukul 13.15 WIB.

 “Cakupan vaksinasi booster selama sepekan terakhir meningkat 7.764 orang dari sasaran pada pekan lalu 102.715 menjadi 110.479 orang. Untuk cakupan vaksinasi dosis pertama sebanyak 710.993 orang (91,65%) dan vaksin dosis kedua sebanyak 671.991 orang (86,62%)” Ungkap Kepala DKK Sragen Hargiyanto saat memantau pelaksanaan vaksinasi di Makodim 0725/Sragen Senin (11/4/2022) kemarin.

“Dalam penyaluran BT-PKLWN ini, kami menyediakan fasilitas vaksin. Bagi bapak dan ibu yang ingin vaksin dipersilakan, terutama vaksin dosis ketiga. Di beberapa kegitaan syaratnya memang harus vaksin dulu,” Ungkap Dandim 0725/Sragen, Letkol (Inf) Anggoro Heri Pratikno, ketika ditemui awak media, Senin (11/4/2022) siang kemarin.

Kegiatan vaksinasi Kodim 0725/Sragen dilaksanakan secara mobile di sejumlah lokasi, yakni Swalayan Mitra, Luwes, rest area tol 519A dan 519B, Masjid Raya Al Falah Sragen, dan Pasar Bunder. Pelayanan vaksinasi itu bahkan dilakukan dari pagi sampai malam hari.

Salah seorang warga Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Partini (38) ikut vaksinasi dosis ketiga sebelum mengambil bantuan uang Rp600.000. Partini mau ikut vaksin booster supaya lebih sehat. Begitu pula dengan  Suyamto (41) pedagang sayur keliling.

” Saya setiap hari keliling dan bertemu banyak orang, agar imun kuat, badan sehat saya ikut vaksin booster ini ” Ungkapnya. Namun ada juga yang semula enggan divaksin karena takut setelah dibujuk petugas medis akhirnya mau vaksin. (Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *