Sragen-Inspirasiline.com. Saat Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al Muttaqin Mojo Kulon, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, didampingi Wakil Bupati (Wabup) H. Suroto beserta Pejabat lain di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen mengajak warga mengatifkan kembali Paguyuban Lingkungan Asri (PLA) disetia Kelurahan.
Selain itu Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengingatkan pentingnya menjaga protokol kesehatan (prokes) terutama memakai masker disetiap berkegiatan. Seluruh Tokoh Masyarakat (Tomas) dan Tokoh Agama (Toga) diminta menjadi contoh yang baik dalam menerapkan prokes.
“Kita jangan sampai terlena karena covid-19 masih ada. Saat ini di Shanghai ada pemberlakuan lockdown. Kasus Covid-19 di daerah tersebut masih tinggi. Namun dibeberapa wilayah yang lain sudah ada kelonggaran seperti amerika dan eropa warganya sudah bebas beraktifitas tidak menggunakan masker.’Ungkapnya
Sementara di Indonesia Kata Yuni sapaan akrabnya, pemerintah telah mengambil kebijakan, masyarakat sudah diperbolehkan melakukan kegiatan sosial keagamaan tetapi dengan syarat mematuhi prokes.
Dikatakan, saat ini Dana Desa (DD) masih fokus digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) penanggulangan Covid-19. Pihaknya belum dapat secara maksimal memperbaiki infrastruktur yang diminta masyarakat.
“Jadi apabila infrastruktur yang ada di kabupaten sragen khususnya wilayah perkotaan belum dapat dibangun dan diperbaiki dikarenakan anggaran kita belum memungkinkan. Baru ditahun 2022 ini, kasus Covid-19 sudah semakin membaik Pemkab Sragen sudah dapat memperbaiki infrastruktur.”Ungkap Yuni menjelaskan.
Orang nomor 1 di Bumi Sukowati ini meminta warga masyarakat, aktif mengikuti Musrenbang Tingkat Kelurahan belajar mengusulkan kegiatan untuk dapat disampaikan, sehingga nantinya pada Musrenbang Tingkat Kabupaten menjadi skala prioritas dan direalisakan Menurutnya Musrenbang Tingkat Kelurahan menjadi awal pembangunan sebuah wilayah.
“Proses penganggran dulu dan sekarang sangatlah berbeda. Sehingga permintan masyarakat tidak dapat direalisasikan dengan mudah. Saat ini permintaan masyarakat untuk perbaikan infrastruktur menunggu skala prioritas, mana yang harus di laksanakan” Ungkap Yuni menjelaskan
Yuni juga menyampaikan keluhan warga yang berdomisili dekat dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) menolak TPS berada dilokasi penduduk. Jika TPS ditutup, pihaknya meminta sampah yang berasal dari masyarakat diantisipasi pihak Kelurahan.
“Jangan sampai sampah yang berasal dari rumah dibuang disembarangan tempat. Itulah yang menyebabkan ruas pinggir jalan perkotaan menjadi banyak sampah.Saya mohon,
Mari aktifkan kembali PLA yang ada disetiap Kelurahan. Warga belajar untuk mengelola dan memilah sampah. Jangan lupa juga bayar retribusinya agar pelayanan sampah semakin optimal.”Ungkapnya.
Putri Sulung Mantan Bupati Sragen Untung Wiyono ini menghimbau Tomas dan Toga menginisiasi dan mengingatkan warga masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya, supaya wilayah perkotaan menjadi bersih dan ASRI kembali.
Menjelang Hari Jadi ke-276 Kabupaten Sragen Tanggal, 27 Mei 2022, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta masyarakat berperan aktif dan terlibat dalam semua kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Sragen. Warga sudah diperbolehkan melaksanakan kegiatan kemasyarakatan salah satunya dengan menggelar malam tirakatan.
Tarling diakhiri dengan pemberian 100 paket sembako bantuan dari Rumah Sakit (RS) Rizki Amalia. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
