Bupati Sragen Mengajak Kepala OPD Kompak Dan Guyub Rukun Olah Raga Bersama Di Hari Jum’at Minggu Terakhir

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengajak seluruh Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Sragen berolahraga bersama dengan seluruh anak buahnya.

Hal tersebut disampaikan Orang nomor satu di Kabupaten Sragen dalam Apel Olahraga bersama di Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Sragen bersama seluruh Pegawai serta  Pejabat Eselon 2 dan 3 di lingkungan Setda Sragen Jum’at (30/9/2022)

“Hari ini merupakan momentum yang luar biasa. Sekarang kita punya program setiap jumat diakhir bulan melaksanakan Olah Raga bersama di OPD masing-masing.” Ungkap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati

Hal itu dimaksudkan  supaya terjalain Komunikasi Aktif, Keakraban Pembangunan, Kerjasama yang baik dan meningkatkan Pembinaan serta kebersamaan Internal OPD.

“Kesempatan ini saya memulai olahraga bersama secara keseluruhan termasuk di lingkungan Setda OPD diluar Setda Sragen seperti Dinas PMPTSP, Dinas Kominfo, Bappeda Litbang dan BPKPD agar terjadi keguyupan dan kerukunan.” Ungkapnya.

Yuni sapaan akrab Bupati Sragen itu menyampaikan beberapa hal penting lainnya yang merupakan apresiasinya Pusat Pengawasan Pencegahan Kabupaten Sragen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai dalam bulan September ini  peringkat ke-2 di Provinsi Jawa Tengah (Jateng)

“Alhamdullilah sampai pada bulan September kita sudah diperingkat kedua. Tahun 2021 capaian MCP kita peringkat ke-20 se-Jawa Tengah. MCP itu merupakan nilai yang salah satunya untuk mendapatkan Dana Insentif Daerah. Jika KPK yang memberikan penilaian hal itu sudah pasti mumpuni. Untuk itu saya haturkan terima kasih kepada semuanya.” Ungkapnya.

Yuni menambahkan dengan kata lain di Kabupaten Sragen resiko korupsi rendah. Bukan berarti capaian MCP tinggi Kepala Daerahnya tidak melakukan korupsi. Yuni  memberikan contoh ada beberapa Daerah yang capaian MCP-nya tinggi namun ternyata Kepala Daerahnya terkena OTT  KPK.

“Saya meminta saling mengingatkan saling jaga. Kepada Inspektorat untuk dapat mengawal semoga sampai Desember 2022 capaian MCP kita tetap bertahan diperingkat dua. Kita di bawah Boyolali yang skornya sudah di atas 93 dan MCP-nya tertinggi secara Nasional. Kabupaten Sragen masih diangka 87. Prediksinya masih sangat jauh sekali. Tetapi optimisme untuk terus dibangun.” Harapnya.

Yuni mengatakan, sesuai bicara kenegaraan dan mendapat petunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai pengendalian inflasi. Saat ini inflasi di Jawa Tengah masih terkendali. Kabupaten Sragen angka inflasinya cukup terkendali.

“Inflasi di Kabupaten Sragen berada diangka 0,36%. Presiden Jokowi mengatakan, saat ini diharapkan seluruh warga Indonesia bahu membahu mengatasi inflasi. Resesi didunia sudah terasa. Di Inggris juga sudah terjadi resesi. Bisa dibayangkan keluarga menengah disana sudah jatuh diangka kemiskinan yang sangat ekstrim. 40% warga Inggris menunggak pembayaran listrik.” Ungkap Yuni menjelaskan

Penataan Inflasi di Daerah diharapkan gotong royong semua pihak seperti saat menata laksanai pandemi Covid-19. Semoga semua lini mulai dari Tingkat Provinsi sampai Kota/Kabupaten turut serta mengantisipasi adanya inflasi di Daerah.

Presiden Jokowi menghimbau mulai saat ini seluruh masyarakat supaya menggunakan produk Dalam Negeri, agar sirkulasi pendapatan kita Dalam Negeri dan dapat segera dirasakan masyarakat.

Setelah Apel Olahraga dilanjutkan Gowes bersama Bupati Sragen, Wakil Bupati Sragen H. Suroto, Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen,  Asisten Sekda Sragen serta seluruh Pegawai di lingkungan Setda Sragen menuju finish di Taman Sukowati Sragen. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *