Grobogan-Inspirasiline.com. Untuk menghadapi pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tahun 1444 H/2023, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan membentuk Tim Teknis Pemeriksaan dan Pengawasan Hewan Kurban. Tim yang dibentuk sebanyak 38 Petugas terdiri dari 12 Dokter Hewan, yang terbagi dalam 19 wilayah Kecamatan.
Demikian disampaikan PLt Kadinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan Pradana Setyaean SPt, MP kepada Inspirasiline.com, Selasa (27/6/23).

Danis, sapaan akrab Plt Disnakkan Grobogan itu, menyebutkan pemeriksaan kesehatan ternak kurban dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit menular pada hewan kurban, di antaranya penyakit mulut dan kuku (PMK) dan LSD/Lato-lato.
Pemeriksaan tersebut untuk memastikan hewan kurban yang dijual layak disembelih pada Idul Adha 1444 H/2023, serta mengedukasi para pedagang dan masyarakat agar tidak menjual hewan kurban yang tidak layak seperti belum cukup umur dan cacat fisik.
Adapun obyek pemantauan Timwas berada di Pasar Hewan, RPH, kandang masyarakat dan masjid-masjid.
“Untuk RPH Getasrejo disiapkan 3 tim petugas pemotongan hewan kurban untuk melayani kebutuhan masyarakat. Berdasarkan laporan sudah terdaftar sebanyak 16 hewan kurban yg akan dipotong.” ungkap Danis yang sehari harinya sebagai Ka Disperindag Kab. Grobogan
Sebelumnya kata dia, minggu lalu juga diadakan pelatihan Petugas Pemotong Hewan Kurban, yang diikuti oleh para Petugas dan Takmir Masjid di Kabupaten Grobogan. (jkwi)
