Proyek Jalan Pantura Batangan, Sering Menimbulkan Kemacetan

NEWS

Pati-Indpirasiline.com. Proyek pembongkaran dan pembangunan jalan beton di jalur Pantura Batangan, Kabupaten Pati, masih sering menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.

Paling tidak arus kendaraan padat merayap. Untuk keluar dari kemacetan paling tidak membutuhkan waktu antara 30-40 menit sejak dari Bendar sampai Batursari (Batangan).

Seperti yang terjadi pada Rabu lalu (28/7) kendaraan terlihat padat merayap di jalur Pantura Juwana (Desa Trimulyo). Kendaraan terpaksa melintasi bahu jalan karena ada pembongkaran beton.

Kisaran 2-3 kilometer kendaraan terimbas kemacetan. Mobil hingga truk melintasi ruas itu dengan laju 10-20 kilometer per jam.

Tersendatnya arus lalulintas disebabkan kondisi beton jalan pada jalur Pantura Batangan pecah-pecah.

Selain itu, sekat pada beton (bekas pengerjaan pembetonan pada lebaran lalu) terlalu tinggi. Sehingga mobil-truk terpaksa mengurangi kecepatan ketika melintas.

“Memang jalannya mulus. Itu yang dulu ada perbaikan jalan saat jelang lebaran. Tapi beda tinggi jalan antara jalan mulus (dibeton) dan yang tidak terlalu tinggi. Sehingga menghambat lajur kendaraan,” terang pengguna jalan, Yana.

Kemacetan juga sempat terjadi pada pembetonan Pantura Batangan jelang lebaran lalu. Pekerjaan rekonstruksi rigid wilayah Batangan selesai dengan total panjang 1,225 km. Ada beberapa segmen prioritas (kondisi jalan paling parah) yang dikerjakan dulu.

Ada lima segmen yang dikerjakan. Segmen tersebut panjangnya 1 km-an. Kini sudah rampung.

Di sisi lain, kontrak penanganan rekonstruksi jalan di Pati-Rembang itu secara keseluruhan dilaksanakan hingga 2024. Kontrak penanganan rekontruksi jalan di Pati-Rembang secara keseluruhan merampungkan 5,4 kilometer.

“Informasi dari tim di lapangan sudah dikerjakan. Jalan dengan kerusakan paling mendesak dibereskan dulu,” kata PPK Bina Marga Provinsi Jateng Dinar Pangayoman kepada media. (yon daryono)

Bagikan ke:

1 thought on “Proyek Jalan Pantura Batangan, Sering Menimbulkan Kemacetan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *