Melalui Kidung Demokrasi Sosialisasi Pilkada Sasar Pasar Tradisional

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Beberapa pasar tradisional diantaranya Pasar Nguter menjadi sasaran sosialisasi Pilkada kepada para pedagang dan pembeli, selasa (22/10/2024). Maskot Pilkada Sukoharjo 2024, Sriaji, berjalan di antara pedagang dan pembeli, menyapa dengan senyum ceria. Sosok Sriaji menjadi ikon utama dalam acara Sosialisasi Pilkada 2024 yang diusung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo.

Dengan konsep Kidung Demokrasi, sosialisasi sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada November mendatang, selain pasar Nguter sisualisasi melalui kidung demikrasi ini juga digelar di beberapa pasar tradisional lainnya yaitu Pasar Polokarto, Tawangsari, Weru dan pasar tradisional Bulu.

Foto bersama usai sosialisasi

Anggota KPU Sukoharjo dan Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Partisipasi Masyarakat dan SDM Murwendhy Tanomo,  mengatakan   melalui Kidung Demokrasi, kita ingin masyarakat lebih dekat dengan Pilkada, bukan hanya sebagai sebuah proses politik, tapi juga sebagai sarana bagi rakyat untuk berperan dalam menentukan arah daerah kita. Demokrasi itu indah, seperti kidung yang mengalun merdu, menciptakan harmoni dan kesejahteraan bagi semua, katanya.

Dalam setiap langkah sosialisasi ini, Sriaji, sang maskot, tak hanya menyebar senyum tetapi juga mengingatkan warga untuk memastikan diri mereka terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Bagi mereka yang harus pindah memilih karena alasan tertentu, diberikan penjelasan lengkap tentang prosedur Pindah Memilih, sehingga hak suara tetap terjaga. Sementara itu, warga juga diberi informasi tentang tanggal penting, yakni Rabu, 27 November 2024, hari yang akan menentukan nasib daerah dalam Pilkada Kabupaten Sukoharjo.

Sosialisasi yang berlangsung di pasar-pasar tradisional seperti di Nguter, Tawangsari, Bulu, Weru, dan Polokarto ini menggabungkan unsur tradisi dengan modernitas. Suasana pasar yang ramai terasa begitu menyatu dengan semangat Kidung Demokrasi, seakan-akan mengalunkan nada-nada yang memanggil setiap hati untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi.

Mari kita jaga semangat kebersamaan ini, seperti menjaga cinta di hati. Setiap suara begitu berarti, setiap pilihan adalah harapan bagi masa depan kita, ujarnya

Dengan kehadiran Sriaji yang atraktif dan narasi Kidung Demokrasi yang menginspirasi, KPU Sukoharjo berharap partisipasi masyarakat dalam Pilkada tahun ini akan semakin meningkat. Pilkada bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi juga cara mencintai daerah dengan memberikan suara untuk masa depan yang lebih baik. (prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *