Sragen-Inspirasiline.com. Suasana Pagi Yang Cerah Di Stadion Taruna Sragen Menjadi Saksi Sejarah Ketika Sang Merah Putih Berkibar Megah, Minggu (17/8/2025). Dalam Hening Yang Khidmat, Ribuan Pasang Mata Menatap Ke Langit, Menyaksikan Bendera Kebanggaan Bangsa Itu Naik Perlahan Dengan Penuh Wibawa.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, Berdiri Tegak Di Tengah Barisan Sebagai Inspektur Upacara. Dengan Suara Lantang, Ia Memimpin Jalannya Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia Yang Berlangsung Penuh Khidmat Dan Sarat Makna.
Detik-Detik Pengibaran Bendera Menjadi Momen Paling Menggetarkan. 72 Anggota Paskibraka Sragen 2025, Putra-Putri Terbaik Dari 22 Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Melangkah Mantap Mengawal Sang Saka Menuju Tiang Utama.
Derap Langkah Yang Tegas Berpadu Dengan Iringan Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya” Membuat Suasana Membuncah, Menghadirkan Rasa Haru Sekaligus Bangga Di Dada Seluruh Peserta Upacara.
Ratusan Peserta Hadir Dalam Upacara Ini, Terdiri Dari Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, Abdi Sipil Negara (ASN), Pelajar, Dan Organisasi Masyarakat.
Usai Upacara, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, Menyampaikan Rasa Syukur Atas Antusiasme Masyarakat Dalam Mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Alhamdulillah, Partisipasi Masyarakat Untuk Mengikuti Upacara Hari Kemerdekaan Ke-80 Ini Sangat Tinggi Dan Luar Biasa. Hal Ini Merefleksikan Bahwa Semangat Cinta Indonesia Terus Menyala Di Hati Seluruh Rakyat. Semangat Itu Adalah Api Perjuangan Yang Tidak Pernah Padam,” Ungkap Bupati Sigit Pamungkas.
Bupati Sigit Pamungkas Juga Memberikan Apresiasi Khusus Kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Yang Tampil Memukau Dan Membanggakan.
“Penampilan Paskibraka Begitu Luar Biasa. Mereka Melaksanakan Tugas Dengan Sangat Baik, Penuh Disiplin, Dan Membuat Kita Semua Bangga. Anak-Anak Ini Adalah Putra-Putri Terbaik Bangsa Yang Kelak Akan Kembali Ke Masyarakat, Menjadi Teladan, Dan Terus Menyalakan Semangat Kebangsaan,” Tambahnya.
Menurutnya, Momentum Upacara Ini Bukan Sekadar Seremoni, Tetapi Pengingat Untuk Meneguhkan Kembali Makna Kedaulatan, Makna Kebangsaan, Dan Makna Republik Dalam Diri Setiap Individu.
“Hari Ini Kita Diajak Berefleksi: Sejauh Mana Masing-Masing Dari Kita Telah Memberikan Yang Terbaik Untuk Membangun Kedaulatan, Memperkuat Persatuan, Dan Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air. Kemerdekaan Adalah Anugerah, Tetapi Mengisinya Dengan Kerja Nyata Adalah Tanggung Jawab Kita Bersama,” Pungkasnya.
Upacara Semakin Syahdu Ketika Doa Dipanjatkan Untuk Arwah Para Pahlawan Bangsa. Ribuan Peserta Menundukkan Kepala, Suasana Hening Menyelimuti Stadion Taruna, Seakan Seluruh Sragen Turut Menyatu Dalam Doa Dan Rasa Syukur.
Merah Putih Berkibar Gagah Di Langit Sragen, Menjadi Penanda Bahwa Semangat Juang 17 Agustus 1945 Tak Pernah Padam, Melainkan Terus Hidup Di Dada Setiap Putra-Putri Bangsa.
Diakhir Acara, Dilaksanakan Penyematan Satyalancana Karya Satya Secara Simbolis Kepada 3 ASN Sragen Yang Telah Mengabdi Selama 30 Tahun, 20 Tahun Dan 10 Tahun. Kemudian Dilanjutkan Penyerahan Penghargaan Kepada Tiga Pemenang Lomba Video Sragen Baik. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
