Tahun Ini Awal Dimulainya SMPB Online Jenjang SD

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) mulai digelar hari ini dan akan berlansung hingga tiga hari kedepan (4-6/5/2026). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo melalui Kepala Bidang SD Sulis Budi Wijoyo saat ditemui dikantornya mengatakan bahwa mulai tahun ini kali pertama menerapkan SPMB secara online.

Lebih lanjut Sulis meyampaikan bahwa dengan SPMB secara online ini penerimaan siswa baru bisa dilaksanakan secara serentak se-Kabupaten, kalau tahun sebelumnya SPMB dilaksanakan secara ofline sehingga masing-masing SD tidak bisa bereng dalam SPMB, ada yang mendahului,  ada yang waktu akhir sudah mau masuk ajaran baru anak baru mendaftar, kalau sekarang tidak bisa.

Dasih Mulyati Kepala SDN Mertan 1

Kelebihan dan kekurangan dalam SPMB ofline tidak bisa terdeteksi, kelebihannya mau mendaftar kemana sehingga dengan SMPB online ini diharapan pelaksanaannya bisa serentak, dan kelebihan siswa yang tidak bisa tertampung bisa diarahkan ke SDN disekelilingnya jadi bisa saling mengisi.

Menganai sosialisasi sudah kami laksanakan dari awal ke sekolah TK/RA, baik melalui door to door dan ada juga yang melalui dikumpulkan kemudian diberikan sosialisasi, selain itu juga sosialisasi melalui liflet, media masa dan juga uji coba secara masal sudah kami lakukan untuk mensukseskan SPMB online ini, katanya.

Sementara itu SPMB online hari pertama di SDN Mertan 1 Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo sudah ada yang mendaftar 8 siswa, hal tersebut diungkapkan Kepala SDN Mertan 1  Dasih Mulyati saat ditemui Senin (4/5/2026) di SD nya mengatakan alhamdulllah di hari pertma SPMB online ini SD kami sudah ada 8 calon siswa baru yang mendaftar, walau diakuinya kalah star dengan MI dalam menyampaikan SPMB online ke sekolah TK pasalnya hal ini kami menunggu Juknis dulu dari Dinas Pendidikan kabupaten.

Orang tua wali mengikuti sosialisasi

Lanjut Dasih SD kami mempunyai kuota sebanyak 28 siswa baru namun karena kalah star dalam SPMB online ini ya rada kesulitan untuk memenuhi kuota, selain kalah star juga sekarang SDN banyak terkalahkan dengan SD MI (SD yang berlabel agama), pembinaan aklaq sejak dini/ jam pelajaran agama yang lebih banyak itu sekarang yang banyak diminati orang tua wali, secara garis besar orang tua jaman now lebih suka menitipkan anaknya belajar di sekolah keagamaan.

Utuk mengikuti perkembangan jaman SDN Mertan 1 Bendosari  terus berbenah tidak mau ketinggalan dengan sekolah keagamaan, dengan upaya melalui berbagai kegiatan  exstra kulikuler antara lain:  rebana, Haviz Qur’an, menggambar & mewarnai, dan Pramuka. Setiap pagi kami memberlakukan sholat duha berjamaah, siangnya sholat duhur berjamaah. Setiap pagi sarapan pagi anak-anak dibiasakan membaca asmaul husna dan surat-surat pendek, sepulang sekolah membaca doa harian.

Untuk mendukung hal tersebut kami siapkan SDM nya dengan menghadirkan ustat untuk membimbing haviz qur’an dan pelatih rebana. Setelah ba’da sholat duhur anak-anak untuk klas 3 – 6 kami minta untuk memberikan hapalan sholat selama lebih kurang 30 menit, harapan kami setelah lulus kelas 6 anak-anak sudah pandai sholat sudah tidak menunggu diatur orang tua sudah hapal surat-surat dan sudah tamat al-qur’an.

Kepada para orang tua wali kami sampaikan tidak usaha binggung menghadapi SPMB online ini kami siap membantu dan sudah kami siapkan operatos yang faham ITI siap membantu bp/ibu,  orang tua wali cukup datang ke sekolah kami mendaftarkan mendaftarkan putra putrinya langsung kami proses, katanya. (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *