GROBOGAN (inspirasiline.com) FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) Kabupaten Grobogan menggelar kegiatan Rembug Kewaspadaan yang berlangsung di Rumah Makan KSK Krangganharjo Toroh Grobogan pada hari Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Amin Hidayat SPd MM , Ketua FKDM Grobogan Pujiyanto beserta pengurus, Ketua dan Sekretaris FKDM Kecamatan ini mengambil core topik Pemetaan Potensi Konflik Sosial di Kabupaten Grobogan.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Kasat Intelkam Polres Grobogan AKP Arif Fakhrudin SH yang mengisi materi terkait kewaspadaan dini dan kerawanan sosial.
Dalam sambutannya Ketua FKDM Grobogan Pujiyanto mengatakan kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang untuk melihat, mendengar, dan memetakan potensi persoalan yang dapat berkembang menjadi konflik sosial.

“FKDM memiliki peran penting karena berada dekat dengan masyarakat. Kita harus mampu mendeteksi gejala sejak dini, memperoleh informasi secara cepat, melaporkan secara tepat, serta mendorong penyelesaian sebelum persoalan berkembang menjadi konflik” tegasnya.
Sementara itu dalam pengarahannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Grobogan Amin Hidayat SPd,MM menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya atas terselenggaranya rembug kewaspadaan oleh FKDM Kabupaten Grobogan.
Mantan Kepala SMAN1 Purwodadi, Kadisdik dan Staf Ahli Bupati itu menyebut laporan yang dibuat oleh FKDM kepada lembaga yang dipimpinnya diteruskan kepada pengambil kebijakan yakni Bupati dan Sekda, oleh Bupati laporan tersebut segera ditindaklanjuti sehingga tidak menjadi masalah yang berkepanjangan. Amin memberikan contoh tentang gas melon 3 kg yang tidak penuh isinya yang menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat, atas berkat laporan FKDM ke Bupati. Kemudian menindak lanjuti dengan memerintahkan Disperindag agar melakukan pengecekan dan tindakan yang diperlukan dan akhirnya hal itu segera teratasi.
Dibagian lain Amin meminta setiap FKDM Kecamatan dapat memberikan masukan berupa laporan potensi yang dapat menyebabkan konflik di masyarakat, sekecil apapun laporannya.
” Saya berharap saudara bisa memberikan masukan potensi konflik yang ada dilingkungan saudara secara periodik untuk bahan kajian dan pengambilan keputusan sebelum konflik sosial muncul” ujarnya.
Sedangkan dalam materinya, Kasat Intelkam Polres Grobogan AKP Arif Fakhrudin SH menjelaskan adanya potensi konflik sosial dan analisisnya. Potensi konflik tersebut dalam bentuk ipoleksosbud hankam (ideologi politik ekonomi sosial.budaya da pertahanan keamanan).
Arif menunjuk salah satu potensi konflik sosial adalah adanya kenaikan harga BBM non subsidi., kelangkaan pupuk bersubsidi, tawuran pelajar, maraknya karaoke dan narkoba.
Semuanya harus ditangani secara baik mulai dari pelaporan yang akurat hingga tindakan preventif sebelum konflik muncul.
Selanjutnya dalam sesi diskusi banyak masukan masalah potensi konflik yang dikemukakan oleh Ketua FKDM Geyer, Godong, Tegowanu, Wirosari dan Tawangharjo.
Terkait musim kemarau saat ini dimana sebagian besar warga Grobogan kesulitan mendapatkan air bersih, FKDM tak mau ketinggalan akan memberikan bantuan dropping air bersih di sejumlah desa. Usai diskusi, pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama. (jk)
