Gemuruh Macapat Dari Tawangharjo : Valentino Harumkan Grobogan di FTBI Jateng 2026

NEWS

GROBOGAN (inspirasiline.com) Suasana halaman SD Negeri 1 Tawangharjo pada Senin pagi (19/10/2026) mendadak riuh dan penuh kebanggaan. Dalam balutan upacara bendera yang khidmat, tembang macapat yang harum melantun dari sosok talenta muda asal Grobogan, Valentino Yuwan Firmansyah, menggema sebagai penanda kemenangan.

Valentino berhasil menyabet gelar Juara 1 Nembang Macapat dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Sebuah prestasi bergengsi yang tak hanya melambungkan nama sekolah, tetapi juga mengharumkan marwah Kabupaten Grobogan di kancah pelestarian budaya Jawa Tengah.

Valentino foto bersama dengan Kadisdik Grobogan

Prestasi ini menjadi oase di tengah gempuran budaya global. Bukti nyata bahwa generasi Z Grobogan mampu menjadi penjaga api tradisi.

Guyuran Apresiasi dan Momen Penuh Haru

Sebagai bentuk rasa bangga dan penghormatan atas perjuangan yang melestarikan seni adiluhung, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Drs. H. Purnyomo, M.Pd., turun langsung ke SDN 1 Tawangharjo untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya.

Dalam momen seremonial yang penuh kehangatan dan patriotik tersebut, Kadisdik menyampaikan terima kasih mendalam atas kegigihan Valentino serta dedikasi tanpa lelah dari guru pendamping.

Tak sekadar pujian seremonial, Pemkab Grobogan memberikan dukungan nyata. Apresiasi tunai sebesar Rp 3.000.000 untuk Valentino Yuwan Firmansyah dan Rp 1.500.000 untuk guru pendamping diguyurkan sebagai wujud keberpihakan pemerintah terhadap talenta muda berprestasi.

“Terima kasih atas perjuangan luar biasa Ananda Valentino Yuwan Firmansyah dan seluruh tim guru pembimbing yang telah membawa pulang piala kebanggaan ini,” ungkap Drs. H. Purnyomo di hadapan seluruh peserta upacara yang terpukau, Senin (19/10/2026).

Lebih jauh, Kadisdik Grobogan memantik semangat baru untuk dominasi Grobogan di masa depan. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan titik akhir, melainkan titik tolak.

“Harapan kita bersama, pada kegiatan FTBI tahun depan, Kabupaten Grobogan tidak hanya menjadi yang terbaik di cabang nembang macapat, tetapi juga berhasil menyabet Juara 1 di cabang-cabang perlombaan lainnya di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” tegasnya membakar semangat nasionalisme budaya para siswa.

Acara penyerahan apresiasi tersebut dihadiri jajaran pejabat penting Dinas Pendidikan, antara lain Muchamad Irfan, S.T., M.T. (Kabid Pembinaan SD), Siti Sudaryani, S.E. (Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD), Suharyono, http://S.Pd.SD., http://M.Pd. (Korwilcam Bidang Pendidikan Tawangharjo), Idih Tri Relianto, M.Pd. (Pengawas SD Tawangharjo), Ketua K3S, Kepala Sekolah, serta seluruh guru dan siswa-siswi SD Negeri 1 Tawangharjo yang antusias menyaksikan pahlawan budaya sekolah mereka.

Kemenangan Valentino adalah narasi besar: bahwa di tangan anak-anak Grobogan, tembang macapat tidak akan pernah mati. Ia akan terus hidup, menyala, dan menjadi jati diri bangsa. (jk)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *