Operasi Ketupat Candi 2021 Nihil Laka Lantas MD

NEWS

Penulis: Supriyani
SUKOHARJO | inspirasiline.com

POLRES Sukoharjo mencatat angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama selama 12 hari gelaran Operasi Ketupat Candi 2021 (6-17/5/2021) turun drastis.

Tercatat, laka lantas turun drastis hingga mencapai 40%. Hanya ada 15 kejadian, terdiri atas 20 luka ringan, tidak ada korban jiwa atau nihil meninggal dunia (MD).

KBO Satlantas Polres Sukoharjo Sri Wuri Handayani.

Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Hildan Pramoda Wardhana menjelaskan, fakta ini bisa jadi disebabkan karena ada larangan mudik dari pemerintah, sehingga pemudik minim, bahkan tidak ada arus mudik dan arus balik seperti Lebaran-Lebaran sebelum pandemi.

“Lebaran tahun ini tidak ada arus balik. Adanya ya Operasi Yustisi, sesuai dengan Peraturan Pemerintah, terutama penegakan protokol kesehatan (prokes), karena situasinya masih pandemi. Kami bekerjasama dengan instansi lain seperti TNI, Satpol PP, DKK, Dishub tak henti-hentinya melakukan Operasi Yustisi penertiban prokes. Sekarang Sukoharjo sudah masuk zona oranye, kita tidak boleh lengah. Prokes harus selalu kita diterapkan di mana saja agar bisa meminimalisasi kasus Covid-19,” katanya kepada wartawan, Rabu (2/6/2021).

Kasatlantas AKP Hildan Pramoda Wardhana menegaskan, selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi, pihaknya bekerjasama dengan instansi lain hanya menggelar Operasi Yustisi. Tujuannya untuk menertibkan masyarakat agar taat prokes.

Selama Operasi Ketupat Candi, KBO Satlantas Polres Sukoharjo Sri Wuri Handayani menambahkan, Polres Sukoharjo bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo.

“Kami mendapat jatah untuk rapid antigen sebanyak 3.200. Dari jumlah tersebut hanya terpakai 2.200, dengan rincian untuk warga masyarakat sebanyak 1.697, Polri 482, PNS 27, Brimob 33, dan yang masih tersisa 961,” tutur Wuri.

Dari hasil tes rapid selama Operasi Ketupat Candi, terdapat 4 orang yang reaktif, yaitu 3 orang dari masyarakat umum (pemudik/pengguna jalan yang kebetulan melintas di wilayah Kabupaten Sukoharjo), yaitu dari Jawa Timur, Kebumen, dan Sukoharjo sendiri, serta 1 orang anggota dari Polsek Kota yang reaktif.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *