Donasi Sampah, Karangtaruna Margahayu Bantu Warga Kurang Mampu

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

PARA pemuda Karangtaruna Margahayu, Dukuh Sepat, Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen punya cara tersendiri untuk berbagi dengan sesama.

Sejak 2018, mereka mengumpulkan sampah anorganik dan rongsokan dari warga sedukuh sebagai modal membeli sembako untuk dibagikan kepada warga kurang mampu.

“Kegiatan ini sudah sejak Desember 2018 atau sudah 12 kali melakukan donasi sampah dari seluruh warga Dukuh Sepat, yang berjumlah 6 RT atau sekitar 250 Kepala Keluarga (KK),” ungkap Kasi Pelayanan Masyarakat Desa Sepat Giyanto, Selasa (24/11/2020).

Giyanto menceritakan, kegiatan sosial ini berawal dari para pemuda Dukuh Sepat yang melihat kondisi ekonomi sebagian masyarakat yang kurang mampu dan akhirnya mereka tergerak untuk membantunya. Alasan lainnya juga sebagai upaya pencegahan sarang nyamuk demam berdarah yang biasa ada di genangan air dari sampah atau barang-barang bekas.

Giyanto menuturkan, setiap dua bulan sekali para anggota karangtaruna berkeliling dukuh untuk mengambil sampah botol, kardus, kaleng, dan berbagai barang bekas yang sebelumnya sudah disiapkan oleh warga di depan rumah masing-masing.

“Selanjutnya dikumpulkan di halaman rumah Pak Giman (warga Sepat, RT 31) kemudian disortir berdasarkan jenis sampahnya, lalu dijual kepada pengepul. Uang hasil penjualan tersebutlah yang kami belikan sembako senilai Rp 70.000 per paket dan disalurkan kepada 12-15 KK warga yang membutuhkan,” bebernya.

Giyanto menegaskan, kegiatan donasi sampah ini bersifat sukarela atau tidak ada paksaan.

“Yang mau donasi kita fasilitasi penjemputan di depan rumahnya. Jadi, kalau ada warga yang mau menjual sendiri ya silakan, kita tidak melarang,” ujar Giyanto.

Tidak Gengsi
Ketua Karangtaruna Margahayu Sulardi mengatakan, para pemuda karangtaruna yang dipimpinnya tidak punya rasa gengsi atau malu, karena mereka tahu hal tersebut untuk kebaikan dan dijalankan dengan ikhlas. Warga pun menyambut kegiatan ini dengan antusias.

baca juga:  Menyambut Pesta Siaga 1 Maret 2023 Mendatang Warga Di Kecamatan Plupuh Kerja Bhakti

“Banyak warga yang menyumbangkan sampah, ada sekitar 90% lebih ikut berdonasi. Artinya, kesadaran masyarakat Dukuh Sepat untuk berdonasi cukup tinggi. Selagi warga menyumbangkan sampahnya tanpa meminta imbalan, tentunya para pemuda dengan sangat senang hati menerimanya,” tutur Sulardi.

Dana yang terkumpul dari hasil penjualan sampah dan rongsokan, Minggu (22/11/2020) lalu, senilai Rp 1.009.250.

Alhamdulillah, dana yang terkumpul bisa lebih dari satu juta rupiah. Ini merupakan dana terbanyak dari yang sebelumnya hanya kisaran Rp 500.000 sampai Rp 900 ribuan,” paparnya.

Sulardi berharap, lebih banyak lagi masyarakat yang ikut bergabung dengan kegiatan donasi sampah ini, agar semakin merata bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat juga semakin bisa menghargai sampah yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Melalui program Donasi Sampah, tidak lagi ada alasan untuk tidak berdonasi, karena model donasi ini yang hanya memanfaatkan sampah daur ulang yang dimiliki,” harapnya.

Kepala Desa (Kades) Sepat Mulyono mengapresiasi dan mendukung kegiatan positif donasi sampah dari Karangtaruna Margahayu yang dinilai sangat bagus dan bisa membantu masyarakat sekitar.

“Pemerintah Desa (Pemdes) Sepat sangat mendukung dan mendukung dan berharap kegiatan ini bisa berkembang di dukuh lain. Meskipun beberapa dukuh sudah mulai, namun belum maksimal seperti di Dukuh Sepat ini,” katanya.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *