Penulis: Budhy HP | Editor: Dwi NR
TEMANGGUNG | inspirasiline.com
Tanaman jahe dipilih sebagai media praktik pengolahan bahan minuman, karena saat ini tren kebutuhan jahe masyarakat terus meningkat. Selain itu perlu adanya ekstrakurikuler untuk pembelajaran kewirausahaan.

TANAMAN jahe saat ini menjadi komoditas yang banyak diminati, karena dapat menjadi alternatif herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pola dan varian pengolahannya pun beragam.
Seperti dilakukan di Unit Life Skill Prakarya dan Kewirausahaan SMA Muhammadiyah 1 Temanggung, para siswa memproduksi jahe instan berlabel “Guraja”, sebuah minuman instan kemasan berbahan jahe dan gula aren.


Pada Mata Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di SMA Muhammadiyah 1 Temanggung, para siswa mendapatkan pengetahuan teori dan praktik, mulai dari budidaya tanaman sampai pengolahan jahe menjadi minuman instan.
Tanaman jahe dipilih sebagai media praktik pengolahan bahan minuman, karena saat ini tren kebutuhan jahe masyarakat terus meningkat. Selain itu perlu adanya ekstrakurikuler untuk pembelajaran kewirausahaan.

Praktik pengolahan jahe menjadi minuman dilakukan oleh setidaknya lima siswa pada setiap kegiatan produksi. Siswa melakukan proses produksi, mulai dari proses pengupasan jahe, perebusan bersama gula aren, sampai packing hingga siap konsumsi.
Ketua Tim Kewirausahaan Endang Widarti mengatakan, jahe merupakan tanaman yang memiliki banyak kandungan vitamin dan bermanfaat bagi kesehatan. Rasa pedas yang muncul dan menghangatkan serta peranannya sebagai antioksidan menjadi pertimbangan untuk membuat minuman instan jahe.
“Tujuan utama kewirausahaan ini adalah membekali siswa dengan keterampilan wirausaha. Harapannya, siswa menjadikan keterampilan atau skill sebagai modal ketika siswa berkeinginan untuk menekuni bidang usaha ini,” kata Endang Widarti.
Kandungan yang terdapat dalam jahe, antara lain energi, karbohidrat, serat, protein, sodium, zat besi, potasium, dan vitamin A. Selain itu juga ada zat gizi lainnya dalam rimpang jahe, seperti magnesium, fosfor, zeng, folat, serta vitamin B6, vitamin A, riboflavin, dan niacin.
“Semuanya itu berdampak farmakologis terhadap kesehatan,” terang Endang Widarti.
Dari pertimbangan kandungan jahe yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tersebut, produksi Guraja terus mendapatkan respons konsumen. Meskipun saat ini baru kalangan internal lingkungan sekolah, tapi prospeknya mulai terbaca dengan adanya pemesanan dari masyarakat.
Produk Guraja berbentuk gula padat ukuran kecil, dikemas dalam ukuran besar satu kilogram dan ukuran kecil 250 miligram. Cara penyiapan sebagai minuman cukup dituangkan 1 butir Guraja ke dalam 1 gelas air panas, diaduk sampai siap diminum.***
