Bupati Arief Rohman Tinjau Vaksinasi Jemput Bola Lansia

NEWS

Penulis: Yokanan | Editor: Dwi NR
BLORA | inspirasiline.com

VAKSINASI untuk lansia di Kabupaten Blora terus dikebut agar bisa segera menyasar masyarakat umum. Bupati Arief Rohman meninjau langsung pelaksanaan  vaksinasi untuk lansia yang dilakukan dengan sistem jemput bola di Kelurahan Jetis, Kecamatan Kota, Kabupaten Blora, Selasa (6/7/2021).

Salah satunya pemberian vaksin kepada Mbah Siti Solichatun (88), warga Jalan Nusantara Lorong 4, Kelurahan Jetis. Petugas vaksinasi berasal dari Puskesmas Blora.

Dengan didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Edi Widayat, Bupati menyaksikan langsung penyuntikan vaksin oleh petugas kepada Mbah Siti.

BUPATI Arief Rohman berbincang dengan Mbah Siti Solichatun (88), usai divaksinasi Covid-19.

“Mbah Siti Solichatun ini, dengan usia yang sudah sepuh, tetap semangat di atas kursi rodanya untuk mendapatkan vaksin Sinovac dosis pertama. Alhamdulillah prosesnya lancar dan tidak merasa kesakitan,” ucap Bupati Arief.

Hal ini, menurut Bupati, membuktikan bahwa vaksin aman dan sehat untuk lansia.

“Mbah Siti saja tidak kesakitan, hanya terasa seperti digigit semut, sehingga vaksin memang sehat dana aman untuk lansia. Mari kita sukseskan bersama vaksinasi untuk lansia. Kenapa lansia didahulukan? Karena lansia merupakan golongan yang rentan terpapar Covid-19 dan rawan memiliki penyakit penyerta. Semoga lansia di Blora sehat semuanya dan segera tervaksin semuanya, aamiin,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan, proses vaksinasi ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar lahir yang dilakukan agar tubuh semakin memiliki ketahanan yang bagus dari paparan virus. Pihaknya meminta seluruh jajaran Puskesmas untuk terus aktif menginformasikan jadwal vaksinasi untuk masyarakat melalui berbagai kanal informasi dan media sosial.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Edi Widayat menerangkan, sebelum disuntik vaksin, penerima harus terlebih dulu melalui tahapan skrining dengan pemeriksaan suhu tubuh dan tekanan darah, serta menanyakan riwayat penyakit.

“Diketahui, suhu tubuh Mbah Siti ini 36,2 derajat Celcius dan tekanan darahnya 160/90 (masih dalam batas toleransi untuk pemberian vaksin), sehingga layak untuk menerima vaksin. Kali ini vaksinnya Sinovac. Alhamdulillah lancar,” ungkap Edi Widayat.

Sementara Mbah Siti Solichatun mengucapkan terimakasih kepada Bupati Arief yang telah rela menyempatkan diri untuk hadir mengawal vaksinasi terhadap dirinya.

Maturnuwun sanget, Pak Bupati. Rasanya tidak sakit, hanya seperti digigit semut. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan,” ujar Mbah Siti sambil duduk di kursi rodanya.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *