Peternakan Ayamnya “Terganjal” Beroperasi, Suwito: Pemicunya Bukan Bau Tak Sedap

NEWS

Penulis: Joko Widodo | Editor: Dwi NR
GROBOGAN | inspirasiline.com

USAHA peternakan ayam potong di Dusun Keyongan, Desa Penganten, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan milik H Suwito (55), warga setempat yang sudah empat tahun tidak beroperasi, kini kondisinya dibiarkan mangkrak.

Pasalnya, keberadaan kandang ayam yang dilengkapi dengan cerobong asap mahal itu masih dipermasalahkan sejumlah oknum warga setempat. (KLIK: Terganggu Bau Tak Sedap, Oknum Warga Tolak Peternakan Ayam Beroperasi)

Di satu sisi, Suwito berharap peternakan ayamnya tersebut bisa segera kembali beroperasi setelah seluruh prosedur perizinan dipenuhi.

H SUWITO, pemilik peternakan ayam.

Dikonfirmasi ulang inspirasiline.com melalui sambungan telpon, Rabu (7/7/2021) petang, Suwito tidak mau disebut bahwa pemicu apa yang dipermasalahkan sejumlah oknum warga Keyongan itu adalah bau tak sedap dari kandangnya.

“Kalau soal bau bisa diatasi kok, dan bau itu hanya sekali terjadi,” ujarnya.

Pernyataan serupa juga dikemukakan Nuryahya (58), warga setempat. Menurutnya, bau yang berasal dari kandang milik Suwito bukan dari kotoran ayam, tapi dari pur makanan ternak yang sedikit membusuk.

Saat dikonfirmasi terkait permasalahan kandang milik Suwito, Kepala Desa Penganten Junaidi menyatakan, pihaknya hanya ikut bagaimana sikap warga Keyongan saja. Bila para pihak sudah deal, desa tinggal menyetujuo.

“Prinsipnya saya hanya melayani warga. Begitu masalah kandang sudah beres dengan warga, saya tinggal acc saja,” katanya.

Oknum warga yang mempermasalahkan kandang itu, di antaranya Sudjono dan Taufik.

Ketika inspirasiline.com berusaha menemui keduanya, hanya bersua dengan Lastri, istri Taufik yang terang-terangan mengaku tidak senang dengan keberadaan kandang ayam di Keyongan.

Sedangkan Sudjono beralasan, lokasi kandang sebaiknya tidak berada di situ, tapi di lain tempat.

Agaknya hal inilah yang memicu tidak beroperasinya kandang ternak ayam potong milik Suwito.

Sejauh ini, Suwito sendiri sangat berharap bisa segera membuka kembali usahanya itu.

Suwito mengaku, dirinya pernah beberapa kali meminta Kepala Desa untuk memediasi permasalahan ini, namun tidak berhasil.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Grobogan Agus Prastowo saat dihubungi menjelaskan, dari sekian ribu rekomendasi yang ditandatangani, baru kali ini rekomendasi ini belum tuntas, lantaran masih ada masalah yang belum selesai.

“Rekomendasi kandang ayam Pak Suwito dua menit jadi, setelah masalah warga di sana selesai,” katanya meyakinkan.

Agus Prastowo mengungkapkan, dirinya merasa kasihan pada Suwito, akibat peternakan ayam miliknya sudah lama tidak beroperasi. Apalagi, Suwito sudah menanamkan asetnya yang besar di situ.

Saat ini, Suwito hanya berharap, usaha peternakan ayam potongnya bisa kembali beroperasi.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *