
Penulis: Joko Widodo | Editor: Abdul Aziz
GROBOGAN | inspirasiline.com
PERINTAH Kapolri kepada seluruh Kapolda dan Kapolres se Indonesia beberapa waktu lalu mengenai pembererantasan premanisme di wilayah masing masing menjadi sangat penting dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Sebab premanisne menjadi salah satu penyebab terganggunya kamtibmas.
Pelaksanaan di daerah mungkin bisa berbeda di setiap daerah.
Seperti di wilayah hukum Polres Grobogan Polda Jateng terkait dengan aksi premanisme hingga saat ini masih sebatas pembinaan dan pengawasan terhadap elemen masyarakat yang diduga menjadi sumber premanisme.
“Kami masih sebatas pembinaan dan pengawasan saja belum sampai taraf penindakan hukum, sejauh ini masih bisa kami toleransi,” kata Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Sugiyanto kepada inspirasiline.com melalui media WhatsApp-nya.
Disebutkan Sugiyanto, aksi premanisne di wilayah kerjanya boleh dibilang tidak ada. Kalau pun ada itu sangat kecil.
Sebab sampai saat ini belum ada laporan terkait tindak premanisne yang dilakukan sekelompok masyarakat.
Bahkan belum lama pula, Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi melakukan aksi peduli kepada anak jalanan, khususnya kelompok yang sering dijuluki ” anak punk” dengan memberikan bantuan sosial berupa sembako.
Saat itu Kapolres Grobogan yg didampingi Kepala Pelaksana BPBD Endang Sulistyoningsih, dan Kepala Satpol PP Nur nawanta mengunjungi langsung anak anak.jalanan yang biasa mangkal di perempatan jalan R Suprapto Purwodadi.
Bentuk pembinaan yg bersifat persuasif dan mendidik ini tampaknya terus dikembangkan Polres Grobogan dan Polsek jajaran kepada elemen masyarakat seperti anak.jalanan ini, supaya aksi aksi premanisne tidak terjadi di wilayah kabupaten Grobogan.
“Sekali lagi, kami masih bisa mentolerir, dan tetap kami lakukan binwas terhadap elemen masyarakat seperti ini” pungkas Kompol Sugiyanto.***
