Disporabudpar Grobogan lakukan sosialisasi perundangan cukai rokok melalui gelar seni budaya

NEWS

Penulis Joko Widodo

Grobogan, inspirasiline.com

Disporabudpar Grobogan bekerjasama dengan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea Cukai Semarang menggelar acara sosialisasi peraturan perundang- undangan Cukai Hasil Tembakau melalui livestreaning gelar seni budaya Campursari, berlangsung di gedung PGRI Grobogan Danyang Purwodadi, Rabu siang (3/11/21)

Hadir dalam.acara pembukaan gelar seni.budaya tersebur Kadispirabudpar Grobogan yang diwakili Kabid Kebudayaan Kukuh Prasetyo Rusady, Kasubsi Humas Kantor PP Bea cukai Semarang Yudistira, Sekcam Purwodadi Abdul Malik, Kapolsek Purwodadi AKP Sapto, Danramil Purwodadi, Ketua Forkapi Grobogan Hardono, wakil Ketua APTI Grobogan Jasri, para seniman se Kecamatan Purwodadi.

Dalam.sambutan pembukaannya Kabid Kebudayaan Disporabudpar Grobogan Kukuh Prasetyo Rusady mengatakan berdasarkan Peraturan Menkeu RI no. 206/PMK-07/2020,prinsip penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2021 untuk mendanai program peningkatan kualitas bahan baku, peningkatan ketrampilan kerja, pemberian bantuan BLT, pembinaan industri, sosialisasi tentang cukai, pemberantasan barang kena cukai ilegal dan pembinaan sosial bidanf kesehatan.

“Untuk.mendukung ini semua, Disporabudpar melaksanakan kegiatan ini yang dikemas dengan gelar seni budaya baik tradisional.maupun seni modern, yang akan digelar di beberapa kecamatan dan destinasi wisata di Grobogan” kata Kukuh. Karena kegiatan sosialisasi gelar budaya ini secara livestreaming  maka harapannya bisa dilihat siapa saja melalui channel youtube Disporabudpar Grobogan, tambahnya.

Pada akhir sambutan, Kukuh mengajak dan menghimbau warga masyarakat untuk menggunakan produk yang bercukai, karena pajak bea cukai tembakau nantinya kembali ke masyarakat untuk.kesejahteraannya. “Gempur dan musnahkan rokok ilegal” ucap Kukuh yang mendapat tepukan para hadirin.

Sementara itu Kasubsi Humas KPP BC Semarang Yudistira dalam acara ini menyinggung ciri ciri rokok ilegal yakni polos bungkusnya, pita cukai nya bekas dan palsu serta tidak sesuai peruntukkannya.

Menanggapi acara ini Ketua Forum.Komunikasi Pegiat Seni Indonesia (Forkapi) Grobogan Hardono merasa senang dan bangga karena melalui pagelaran seni budaya ini para seniman Grobogan merasa bangkit semangatnya dan merasa “di uwongke”

Sedangkan Ketua APTI (asosiasi petani tembakau Indonesia) Grobogan menyatakan siap melaksanakan peraturan pemerintah tentang cukai rokok dan siap mendukung “Kami.pynya anggota 5000 an petani tembakau, untuk hal ini saya siap.mendukung Pemerintah” ucap Jasri

Acara sosialisasi yang dikemas melalui gelar seni.budaya ini akan dilanjutkan malam ini di gedung Wisuda budaya debgan pagelaran wayang kulit. Sedangkan  acara serupa digelar besuk pagi Kamis (4/11/21) di kecamatan Grobogan dengan pagelaran seni musik dangdut, dan pada siang harinya pagelaran seni reog yang berlangsung di gedung Wisuda Budaya Purwodadi. ( jkw )

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *