Raperda tentang penyelenggaraan Kabupaten cerdas smart city dibahas dalam sidang paripurna DPRD Sragen

NEWS

Sragen-Inspirasiline.comDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sragen menggelar sidang paripurna dengan sejumlah agenda pembahasan raperda salah satunya Raperda Tentang Penyelenggaraan Kabupaten Cerdas Smart City

Ketua DPRD Sragen Suparno yang dihubungi Inspirasiline.com Jum’at (24/12/2021) mengatakan, Sidang paripurna sudah dilaksanakan Kamis (23/12/2021) kemarin

” Pelaksanaan Sidang digelar setelah peserta sidang memenuhi kuorum. Sementara dari eksekutif dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Sragen H Suroto”.Ungkap Suparno.

Dikatakan, Sejumlah agenda sidang yang disampaikan antara lain laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sragen terhadap program Bapemperda Tahun Anggaran 2021. Laporan kegiatan reses anggota DPRD Sragen masa sidang ke 1 dan tahun 2021. Selanjutnya laporan Bapemperda DPRD Sragen terhadap tiga raperda.

Menurut Suparno, Ketua Bapemperda DPRD Sragen Bambang Samekto menyampaikan sejumlah laporan raperda baik dari prakarsa DPRD Sragen maupun dari usulan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Sragen pada 2021.

“Raperda inisiasi dari DPRD Sragen antara lain Raperda Informasi Geospasial, Raperda tentang Pencegahan Perkawinan Usia Anak, Raperda tentang Penataan Kawasan Kumuh, Raperda Perubahan tentang Pengelolaan Sampah, Raperda tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah, Raperda tentang Penggunaan Kantong Plastik dan Raperda tentang Penyelenggaraan Kabupaten Cerdas Smart City”.Ungkap Suparno menjelaskan

Sedangkan masukan dari pemkab kata Suparno yakni Raperda tentang Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Pencegahaan Covid-19.

“Sementara materi untuk raperda 2022 yakni peraturan DPRD tentang Kode Etik  Peraturan DPRD tentang Tugas dan Wewenang Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Sragen” Ujarnya menambahkan.

Selanjutnya Bambang  Samekto kata Suparno  membacakan terkait Raperda Perubahan tentang Perangkat Desa, Raperda Perubahan Kedua tentang Retribusi Perizinan, Raperda tentang Penyertaan Modal Berupa Aset Tanah dan sejumlah raperda lainnya.

Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) ini berharap raperda yang disusun untuk masyarakat Kabupaten Sragen. Setelah penyampaian dari Bapemperda, dilanjutkan laporan pelaksanaan reses dari masing-masing fraksi. Reses merupakan tugas untuk menampung dan menghimpun aspirasi masyarakat yang dilakukan di masing-masing daerah pemilihan. Pelaksanaan dilakukan pada 4-6 November 2021. Laporan masing-masing anggota dihimpun oleh fraksi dan disampaikan dalam sidang paripurna.

Usai penyampaian laporan kegiatan reses, dilanjutkan laporan tiga raperda yakni Raperda tentang Penetapan Desa, Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Raperda tentang Sistem Kesehatan Daerah. Lantas dilakukan dengan tindak lanjut penyelesaiannya.

Anggota DPRD Sragen Dari Fraksi Golkar Bambang Widyo Purwanto mengangkat tangan (dok)

Terpisah Anggota DPRD Sragen dari Fraksi Golkar Bambang Widyo Purwanto mengatakan, terkait banyaknya raperda yang harus diselesaikan, salah satu faktornya kendalanya adalah pandemi Covid-19.

”Situasi pandemi ini menjadi penghambat untuk pembahasan dan sebagainya,” Ungkap Bambang Widyo Purwanto (Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *