Sragen- Inspirasiline.com Edukasi Service Center ( ESC) Yogyakarta bekerjasam dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah ( K3S) Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen menyelenggarakan Edukasi Bahaya Radiasi Handphone,Laptop dan Wifi di Sekolah Dasar Negeri ( SDN) Gentanbanaran 2 dan SDN Plupuh 2 Selasa (4/1/2022)
informasi yang diterima Inspirasiline.com. hal itu merupakan program Peduli Anak Bangsa ESC.
Direktur Administrasi dan Hubungan Kerja ESC Yogyakarta Agus Budi Setyawan yang ditemui Inspirasiline.com di SDN Gentanbanaran 2 mengatakan, Sejak 2020 secara mendadak pendidikan beralih konsep pola daring (online), mengakibatkan anak-anak
yang dibawah umur yang sedianya tdk boleh berlama-lama menggunakan gadget akhirnya harus berlama-lama menhgunakan handpone baik utk belajar maupun bermain game.


“Sperti kita ketahui bersama, paparan gelombang elektromagnetik dan radiasi hp maupun laptop sangat berbahaya bagi manusia jika pemakainnya berlebih.
Salah satu dampak yg paling kelihatan adalah banyaknya muncul kasus mata minus, tangan/punggung bagian kanan yg cepat pegal atau kesemutan, bahkan ada sebagian anak dijabar dan solo mengalami gangguan jiwa”. Ungkap Agus Budi Setyawan menjelaskan
“Mengingat pada 2022 ini sekolah masih menerapkan pola irisan (tatap muka dan secara daring) dari Education Service centre yogyakarta melalui program peduli anak bangsa bersama kawan2 Komunitas Pengusaha Muda Indonesia mengadakan penyuluhan kepada bapak ibu guru dan siswa siswi ke Sekolah- Sekolah utamanya Paud SD SMP kaitan pentingnya *bijak memanfaatkan gadget* selain itu memberikan wawasan pentingnya memanfaatkan dan menggalakkan penanaman tanaman-tanaman penyerap radiasi disekitar sekolah seperti: *sansiviera, kaktus, asparagus, palem kuning, karet kebo dan lain-lain* sehingga bapak ibu guru maupun anak-anak terminimalkan terpapar radiasi baik dari pancaran wifi yg ada di sekitar sekolah” Ungkapnya menambahkan

Kepala SDN Gentanbanaran 2 Nita Sudiyartini,S,PD mengapresiasi kegiatan ESC Yogyakarta yang peduli anak bangsa sebagai penerus pengisi pembangunan di Indonesia
” Sekarang ini semua anak sudah memiliki HP. Sosialisasi ini sangat bagus bisa mengingatkan anak- anak untuk tidak bermain game lama-lama” Ungkap Nita Sudiyartini kepada Inspirasiliene,com saat mendampingi anak didiknya yang mengikuti sosialisasi di Sekolahannya Selasa (4/1/2022). ( Sugimin/17)
