Penghuni Lokalisasi ” Peleman ” Tewas Di Dalan Kamar

NEWS

Tegal-Inspirasiline.com. Lokalisasi Peleman yang berada di wilayah pantura Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal, yang pernah  ditutup bulan Mei 2017,  saat  kepemimpinan Bupati Tegal   Entus Susmono  (almarhum) kini mulai rame lagi.

Malahan kemarin,  Srnin 24/1/2022  sekitar pukul 2 dinihari, telah menggegerkan warga sekitar, terutama para tamu dan wanita penghibur, pasalnya,  salah seorang wanita di komplek tersebut tewas diduga dibunuh oleh tamu kencannnya.

Komplek Lokalisasi Peleman Desa Sidaharja _ Suradadi Kabupaten Tegal, seketika kondisinya sepi setelah peristiwa pembunuhan. (Senin 24/1/2022)

Sebut saja Saritem wanita  berusia sekitar 20 tahun asal Cianjur Jawa Barat ditemukan kritis di dalam kamarnya.  Setelah dibawa ke rumah sakit nyawanya tidak tertolong. Terkuaknya peristiwa tersebut , bermula, Waluyo  warga setempat merasa curiga karena Saritem yang biasanya ngamar paling  hanya sekitar setengah jam, tapi saat itu koq lama sekali hampir dua jam tak kunjung keluar .

Dengan rasa kecurigaan itu Waluyo berinisiatif  mengetuk kamar, tapi tak ada jawaban, Setelah didobrak,  pintu terbuka, tetapi karena melihat posisi keduanya masih telanjang, akhirnya pintu ditutup kembali. Namun selang ditunggu beberapa saat,  keduanya tak kunjung keluar akhirnya dipaksa dibuka lagi dan saksi kaget melihat Saritem sudah dalam kondisi tak sadarkan diri dengan  bersimbah darah.

Anggota Polsek Suradadi yang mendapatkan laporan adanya dugaan pembunuhan,  langsung cek TKP bsrsama anggota Reskrim Polres Tegal. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit namun nyawanya  tidak tertolong .
Saksi Waluyo mengatakan, sekitar pk 22 wib, korban  ngamar bersama seorang pria,, tetapi saat pintu dibuka pria yang usianya sekitar 25 tahun langsung melarikan diri  bersama rekannya, dalam kondisi pas saat itu lampu padam.
Kasat Resktin Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya Krisnanda malam itu lamgsung olah TKP dan memasang garis polisi di depan rumah tempat terjadinya pembunuhan tersebut . Sementara pelaku saat ini masih dalam pengejaran. (*)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *