Pondok Pesantren Al Mukmin Muhammadiyah Tembarak Gelar Khutbah Ta’aruf

NEWS

Temanggung-Inspirasiline.com. Menyambut santri baru tahun ajaran 2022/2023, Pondok Pesantren Al Mukmin Tembarak (ALMATERA) Kabupaten Temanggung menyelenggarakan  Khutbatul Ta’aruf dengan menghadirkan para orang tua santri, Sabtu 16 Juli 2022.

Direktur Ponpes Almatera Temanggung Kiai Syamsuri Adnan menyampaikan, tema kegiatan kali ini adalah membangun sinergisme antara santri, wali santri & pondok pesantren Almatera temanggung.

Direktur Ponpes Almatera Syamsuri Adnan membuka Khutbah ta’aruf dan menyampaikan sambutannya

“Sinergitas itu diawali dengan khutbah ta’aruf, agar orang tua santri dan ustadz / ustadzah Ponpes Al Mukmin saling mengenal, sekaligus mengenal program kerja Pondok Almatera kedepannya yg harus didukung para wali santri”, tandas Syamsuri Adnan.

Tujuan berikutnya, jelas Syamsuri, para wali santri dapat memahami keberadaan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yg mendidik para santri yg perlu dipahami sepenuhnya oleh para santri,  termasuk didalamnya ada tata tertib yg wajib dilaksanakan oleh para santri dan dimengerti oleh para wali santri.

para undangan dan tamu undangan menyimak dan memberikan apresiasi

Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh santri baru tahun ajaran 2022/2023 berjumlah 285 santriwan/santriwati, tamu undangan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tembarak, Selopampang, serta pengurus PD Muhammadiyah Kabupaten Temanggung.

Hadir juga untuk memberi apresiasi kegiatan Ponpes Almatera yaitu Kapolsek Tembarak, Danramil Tembarak dan camat Tembarak serta beberapa pimpinan lembaga pendidikan di wilayah kecamatan Tembarak dan Selopampang.
Sebagai simpulan hasil akhir yang ingin dicapai Ponpes Almatera Temanggung dengan membangun sinergitas ini diantaranya adalah, pertama, terwujudnya santri yang Alim atau berilmu pengetahuan sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Disiapkan tenda tenda untuk menyambut kehadiran wali santri

Kedua, santri yang Amil, yaitu mengamalkan ilmu yang sudah ia pelajari. Ketiga, santri yang Mukhlis, yang berarti mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah dan Rosulullah secara ikhlas tanpa paksaan.

Keempat, santri yang  Muhsin, yaitu bahwa santri tetap beramal sholeh di manapun dan kapanpun ia berada.
Capaian lainnya yang juga sebagai outcome terjalinnya sinergitas, yaitu menekankan bahwa santri Almatera harus berakhlakul karimah dan cerdas, bukan hanya cerdas secara intelektual, akan tetapi juga cerdas secara spiritual dan sosial.

baca juga:  Hari Bhakti PUPR, Bupati Tanam Pohon Di Daerah Rawan Longsor

Para santri Almatera juga dituntut untuk selalu memiliki sikap berahlakul karimah. Ahlak mesti didahulukan sebelum ilmu. Para wali santri yang juga menyimak acara tersebut diharapkan mampu bekerjasama dalam mensukseskan program Ponpes Almatera ke depan. (Budhy HP)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *