Sragen-Inspirasiline.com.
Lahan tiidur seluas 3.200 meter milik Kepala Desa (Kades) Wonotolo Mukhlisin. di kelola Kodim 0725/Sragen dan ditanami padi jenis Inpari 32
Informasi yang diterima Inspirasiline.com, keunggulan jenis ini hasil panennya lebih tinggi dibandingkan varietas lainnya dan juga tahan penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB).

Dalam apel bersama sebelum menanam padi, Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Yoga Yastinanda melalui Pasiter Kapten (Inf) Hartadi mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional. Salah satu tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat yang bertujuan membantu Pemerintah menyiapkan Potensi Nasional menjadi kekuatan Pertahanan Negara melalui penyelenggaraan Binter dengan metode Pembinaan Ketahanan Wilayah dengan tujuan mewujudkan kekuatan pertahanan aspek darat, baik yang menyangkut wilayah pertahanan maupun kekuatan pendukung guna menangkal setiap ancaman dan gangguan yang membahayakan kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI) serta menyiapkan potensi sumber daya alam dan buatan khususnya Ketahanan Pangan Wilayah.
“Hasil panen nantinya akan dijual, dikurangi biaya perawatan dan upah pemilik lahan, sisanya akan diberikan kepada warga masyarakat yang membutuhkan” Ungkap Pasiter Kapten (Inf) Hartadi menjelaskan
Kegiatan penanaman padi dihadiri Camat Gondang Guntur Rilo, Danramil Gondang Kapten Cpm Sayana, Kapolsek Gondang AKP Sudarmaji, Kades Wonotolo Mukhlisin serta Anggota TNI Kodim 0725/Sragen. ( Sugimin/17)
