IBI dan UPBD Grobogan Gelar Workshop Bidan Delima

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Grobogan bersama Unit Pelaksana Bidan Delima Grobogan menggelar Workshop Bidan Delima Di Hotel Kryad Purwodadi Grobogan, Sabtu (6/8/22).

Hadir pada acara ini Kadinkes Grobogan dr. Slamet Widodo, Kabid Kesmas dr. Wahyu, Anggota DPR RI Kom IX DR. Edy Wuryanto, S.Kep., M.Kes, motivator Dr. Singgih Setyono, Ketua PD Bidan Delima Jateng SA Rintawati, S.K.M., M.Kes, Ketua IBI Grobogan Titik Haryanti, S.Tr.Keb., S.K.M, Ketua UPBD Grobogan Hani Imelda Siagian, S.Tr.Keb, NGO Siti Fatimah.

Workshop dengan tema “Dengan Semangat Baru Bidan Delima Bertekad Memberikan Pelayanan Berkualitas Untuk Menurunkan AKI/AKB di Kabupaten Grobogan” ini dihadiri sekitar 200 peserta berasal dari Bidan Delima dan calon Bidan Delima.

Kadinkes Grobogan dalam sambutannya mengatakan terkait jasa pelayanan kapitasi BPJS hingga saat ini masih belum berubah terlebih menyangkut pembagian kepada staf Puskesmas hingga saat ini diserahkan kepada masing-masing Pusjesmas. Kata Slamet mulai tahun 2023 ada posyandu prima di setiap desa, per desa ada satu posyandu pruma dengan 1 bidan dan 1 prima. Beberapa posyandu prima ada seorang dokter.

Terkait workshop, Slamet berharap agar para bidan delima dan calon bidan delima selalu meningkatkan soft skill dan hard skill, menyngkut juga semangat dan bertanggungjawab kepada keselamatan pasien, bekerja dengan penuh disiplin.”Para bidan saya harapkan bisa mengetahui sosial ekonomi dan empaty nya, sehingga dalam mengelola tidak hanya sisi ekonomi saja tetapi psiko nya juga” ungkapnya.

Sementata itu Ketua IBI Grobogan Titik Haryanti menyinggung Tema HUT IBI yang baru lalu agar para bidan delima terus bertekad memberikan pelayanan berkualitas dalam rangka menurunkan AKI/AKB di Kabupaten Grobogan. Bidan sebagai tenaga kesehatan yang profesional bertanggungjawab terhadap kinerja yang dilakukannya “Sebagai pijakannya, kami minta para Bidan Delima mencermati UU Kebidanan No.4 Tahun 2019 dalam meningkatkan pelayanannya” kata Titik
Sementara Dr. Edy Wuryanto mengatakan saat ini Grobogan menduduki urutan kedua kematian ibu tertinggi di Jateng. Edy mengingatkan kepada seluruh pelaksana kebidanan untuk menjadi bidan yang memiliki “High standard Competence” dan “Good Moral Responsibility”. Sebagai bidan delima, maka penyandang stigma tersebut harus memberikan pelayanan kebidanan yang bagus terstandard, kata Anggota Kom IX DPR RI itu.

Dalam acara itu, juga menampilkan materi Program Bidan Delima oleh nara sumber SA Rintawati, S.K.M., M.Kes dan materi “Hidup Sehat, Bahagia Sejahtera Masuk surga” oleh dr. Singgih Setyono, M.kes.

Acara tersebut juga disrlibgi hiburan Guyon Maton oleh para Ketua Ketua Ranting IBI se Kab.Grobogan.
Pada penutupan acara, diserahkan sertifikat workshop kepada peserta. (jokowi)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *