Bupati Sragen Berharap Pilkades Berlansung Aman, Kondusif Dan Lancar

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pertama tahun 2022, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap perhelatan demokrasi ditingkat Desa yang akan dilaksanakan tanggal,25 Oktober 2022 mendatang bisa berlangsung kondusif, aman dan lancar.

Komitmen Pilkades Damai ditandai dengan Deklarasi Damai Calon Kepala Desa (Cakades)  disaksikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Balai Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri dan Balai Desa Kalangan, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen Senin (3/10/2022).

Deklarasi Damai Pilkades Serentak Gelombang I Tahun 2022 diikuti 48 Calon Kepala Desa dari 19 Desa, 15 Kecamatan se Kabupaten Sragen pada gelaran Pemilihan Kepala Desa Serentak gelombang pertama tahun ini.

Desa yang akan menggelar Pilkades serentak tanggal, 25 Oktober 2022  mendatang : Desa Gilirejo Baru Kecamatan Miri, Desa Kalangan Kecamatan Gemolong, Desa Sidokerto dan Desa Gedongan Kecamatan Plupuh, Desa Pilang dan Desa Jirapan Kecamatan  Masaran, Desa Jambanan dan Purwosuman Kecamatan Sidoharjo, Desa Sumberejo Kecamatan. Mondokan, Desa Gabugan Kecamatan Tanon, Desa Gesi, Kecamatan Gesi, Desa Denanyar Kecamatan Tangen, Desa Dawung, Kecamatan. Jenar, Desa Plumbon dan Desa Banyurip   Kecamatan Sambungmacan, Desa Plosorejo, Kecamatan. Gondang, Desa Keden, Kecamatan Kalijambe, Desa Sambirejo Kecamatan. Sambirejo, dan Desa. Karangpelem Kecamatan Kedawung.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam sambutannnya  menyampaikan dengan diumumkannya Deklarasi Damai dalam Pilkades serentak dan antar waktu diharapkan para Calon Kades dan pendukungnya dapat menjaga kondusifitas wilayah.

“Akhir bulan ini akan diadakan Pilkades  serentak gelombang pertama. Kita harap pelaksanaan ini dapat berjalan lancar dan kondusif. Saya minta para Calon Kepala Desa (Cakades) agar dapat menjaga kondusifitas wilayahnya dengan aman, damai, dan tanggung jawab,” Ungkapnya.

Yuni sapaan akrab Bupati Sragen itu mengatakan, Cakades yang menang juga tidak boleh adigang, adigung dan adiguna. Cakades agar selalu siap dan legowo menerima apapun hasilnya dikemudian hari. Dan mengingatkan agar setelah dilantik, Kades tidak jemawa hingga tidak mau merangkul yang bukan pemilihnya.

“Pada semua Cakades, saya berharap dapat selalu siap dan legowo dengan hasilnya nanti. Persiapkan diri sebaik mungkin menerima Keputusan. Kuncinya kita tetap menjaga kerukunan. Kalau tidak siap kalah, jangan ikut Pilkades,” pesannya.

Yuni juga berpesan, agar nantinya Cakades terpilih dapat membuat program kerja yang terbaik dimasyarakat.

“Buatlah program yang mengena, sehingga visi dan misi yang diusung dapat direalisasikan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat,” Pesannya

Yuni mengimbau bagi Cakades dan pendukungnya untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu yang sengaja dibuat segelintir oknum yang tidak  bertanggung jawab dengan tujuan adu domba.

“Jangan mudah terprovokasi, jangan sampai ada dukungan antar pendukung baik sebelum maupun sesudah Pemilihan. Tujuan Deklarasi ini jangan sampai timbul permasalahan di kemudian hari,” Tegasnya

Sementara Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama menuturkan, prosesi Deklarasi Damai tidak boleh hanya seremonial belaka. Semoga Pilkades yang maju bisa membawa Desa menjadi lebih maju dan sejahtera.

“Pada saat berproses Pesta Demokrasi, ada yang menang (terpilih-red). Ada yang belum beruntung. Pesan kami Kamtibmas, Kondusivitas harus menjadi nomor 1 yang dijaga,” Ungkapnya

Kapolres AKBP Piter Yanottama menambahkan, Calon yang terpilih untuk bisa merangkul. Sedangkan yang kalah agar bisa legawa.

“Kami imbau, jangan sampai membuat kegaduhan dalam Pilkades nanti” Pesannya. ( Sugimini/17- Release Diskominfo Sragen )

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *