Angka Stunting di Rembang Turun

NEWS

Rembang-Inspirasiline.com. Kasus stunting di Kabupaten Rembang mengalami penurunan sekitar 2 persen. Jika pada September 2022 lalu angkanya masih 13,9%, turun menyentuh angka 11,8%.

Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ mengatakan, angka 11,8% itu berdasarkan data dari elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM).

“Pada saat ini, kita sudah di 11,8%. Atau  tinggal 4.480 balita yang stunting di Kabupaten Rembang,” terang Hanis.

Hanies yang juga Wakil Bupati ((Wabup) Rembang menjelaskan, penurunan angka stunting di Rembang terbilang cukup bagus. Dari yang ditargetkan pemerintah 14% tahun 2024, saat ini angka stunting di Rembang sudah 11,8%. Maka dari itu, Pemkab Rembang menargetkan angka stunting bisa berkurang lagi sehingga di bawah 10% pada 2025 mendatang.

Menurut dia, kesuksesan percepatan penurunan kasus stunting dari tahun ke tahun itu tak lepas dari kesadaran masyarakat.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang, Teguh Gunawarman, menjelaskan pihaknya melaksanakan pendataan keluarga pada Juli sampai September 2021.

Pendataan ini menyasar 4 kelompok sasaran, meliputi remaja, calon pengantin (catin), ibu hamil (bumil), dan anak di bawah 5 tahun (balita).

“Berdasarkan pendataan, jumlah sasaran mencapai 86.365 Kepala Keluarga (KK). Dari jumlah itu sebanyak 29% atau 24.713 keluarga, berisiko stunting,” jelas Teguh Gunwarman.

Saat ini, imbuh Teguh, seluruh tim stunting sejak dari desa sampai kabupaten terus bergerak untuk memgatasi dan menurunkanangka stunting. (Yon Daryono)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *