Tanah Longsor Di Desa Ketelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Satu Rumah Rusak, 5 Warga Bantaran Bengawan Solo Kawatir

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Rumah Supomo (56 ) Warga Dukuh Gilis RT 07, Desa Katelan Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen rusak, tanahnya longsor Kamis 24/11/2022 pukul 20.15 WIB.

Informasi yang diterima Inspirasi, tanah longsor pertama kali  diketahui Darwati (Ibu Mertua Supomo-red), sekitar pukul 20.15 WIB, saat sedang nonton TV  mendengar suara tanah longsor, Darwati mengecek arah datangnya suara, ternyata, Kamar Mandi dan Dapur Rumah milik Supomo  yang longsor.

“Saat itu Supomo dan Istri serta Anaknya sudah tidur”  Ungkap  Darwati Jum’at ,(25/11/2022)

Menurutnya, tidak terlalu lama,  Tetangga berdatangan mengevakuasi alat dapur. Lokasi tanah longsor diberikan garis Police Line Polsek Tangen.

Kepala Dusun (Bayan-red)Tangen Nano Widiyanto membenarkan, Kamar Mandi dan Dapur Rumah Supomo longsor sekitar 4 sampai 5 meter. Menurut Nano Widiyanto, tanah longsor keseluruhan panjang 14 meter, 2 Rumah warga yakni  milik Darwati dan Sutarmo terdampak namun yang parah Rumah milik Supomo.

Darwati Ibu mertua Supomo 

“Semalam warga berkumpul disini dan pagi tadi pihak Musyawarah Pimpinan Kecamatan ( Muspimcam) Tangen sudah meninjau kelokasi termasuk Kepala Desa Katelan dan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen sudah mengirim bantuan sembako. Pihak BPBD  mengatakan, akan disampaikan ke Balai Pengawasan Bengawan Solo.

Sementara warga yang terdampak longsor dihimbau tidak beraktivitas di belakang Rumah, terlebih dahulu, karena Pihak Kepolisian sudah memasang Police line” Ungkap Nano Widiyanto.

Puluhan warga  Dukuh Gilis RT 07, Desa Katelan Kecamatan Tangen Kabupaten Sragen yang tinggal di pinggir Bengawan Solo memang sangat berisiko tinggi, karena tanah dipinggir Sungai Bengawan sangat labil, tanahnya gembur, saat hujan turun, sungai Bengawan Solo meluap, tanah semakin terkikis keterjang aliran Sungai Bengawan Solo, ada 5 Rumah warga yang terdampak longsor, perlu adanya kewaspadaan.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen segera membuat Tanggul Sungai dengan Ram Kawat (Kawat Bronjong-red) sepanjang lokasi tanah yang longsor tersebut, bila tidak longsor akan mengancam rumah warga yang lain. ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *