Rembang, Inspirasiline. com. Banyak jalan alternatif di perbatasan Kabupaten Pati dan Rembang saat ini rusak parah. Kerusakan itu di picu banyaknya kendaraan besar yang melintas di kawasan itu sebagai imbas dari kemacetan jalur Pantura Juwana-Batangan dan di perparah curah hujan yang cukup tinggi.
Dari pantauan media ini, jalan alternatif di perbatasan Pati-Rembang yang rusak antara lain di Desa Jadihadi, Kecamatan Sumber, dan Desa Maguan, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang.

Sedang di wilayah Kabupaten Pati antara lain, jalan KabupatenĀ Batangan-Jaken. Jalan ini rusak cukup parah. Banyak lubang menganga dan saat ini di penuhi kubangan air.
Begitupun jalan Desa Kuniran kearah perbatasan dengan Desa Maguan, Kecamatan Kaliori Rembang. Jalan sepanjang sekitar 500 meter ini juga rusak parah. Kemudian jalan kabupaten antara Kuniran sampai Desa Bumimulyo kondisinya juga rusak parah.
Jalan Desa Srikaton, Lundo dan Desa Sumberarum, Kecamatan Jaken, juga mengalami hal yang sama. Jalan di Desa Srikaton ke arah timur berbatasan dengan jembatan Londo di Desa Jatihadi, Kecamatan Sumber juga rusak.
Yang paling parah kerusakan jalan Kabupaten antara Jaken-Jakenan, terutama di kawasan Desa Lundo dan Sumberarum. Pada sisi kini- kanan jalan banyak lubang cukup dalam, sehingga cukup membahayakan pengguna jalan.
Camat Batangan Sujono, SH., MM ketika di konfirmasi wartawan media iniĀ Selasa (7/3) membenarkan kondisi jalan diatas.
Menurut dia, kerusakan itu memang di picu dari volume kendaraan besar yang lewat sebagai imbas dari kemacetan di pantura Batangan-Juwana. “Itu di perparah dengan intensitas hujan cukup tinggi pekan lalu,” terang Sujono.
Ia menambahkan, untuk jalan kabupaten Batangan -Jaken tahun ini akan dilakukan perbaikan dengan anggaran pemeliharaan. Sedang untuk ruas jalan Bumimulyo-Kuniran sepanjang sekitar 4 km akan di bangun dengan anggaran sekitar Rp 7 miliar.
“Itu informasi yang saya dapat dari PU Kabupaten Pati. Saya minta masyarakat bersabar,” pungkas Sujono. (yon daryono)
