Kawatir Di Klaim Pihak Lain, Thong Thong Lek Rembang Dipatenkan

NEWS

Rembang-Inspiradiline.com. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar), Kabupaten Rembang mengawal hak paten nama tradisi thong-thongk lek untuk masuk hak atas kekayaan intelektual (HAKI). Upaya ini dilakukan agar tradisi lokal Rembang ini tidak dicaplok atau klaim daerah atau negara lain.

“Hak paten thong-thonglek ini akan kami kawal menindaklanjuti arahan dari pemerintah Provinsi Jateng. Harapannya tidak dicaplok, daerah atau negara lain,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar), Kabupaten Rembang, Mutaqin, Jumat (14/4).1111

Proses menuju hak paten kata Mutaqin sudah berproses dari thong-thong lek di Taman Kartini tahun 2022. Selanjutnya mendapat apresiasi Provinsi dan langsung ditindaklanjuti hak paten bahwa thong-thong lek milik Rembang.

“Ini dalam rangka melestarikan dan menjaga tradisi thong-thong lek. Meski daerah-daerah lain mempunyai alat atau jenis sejenis. Namun-nama tersebut sudah melekat di masyarakat Kabupaten Rembang,” imbuhnya.

Ia pun berkomitmen mengawal untuk nama thong-thong lek hingga jadi hak paten di Kabupaten Rembang.

“Di 2023 diupayakan masuk di HAKI. Segera kami koordinasikan dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda). Nanti untuk patenkan bahwa thong-thonglek milik kabupaten Rembang,” tandasnya.

Secara khusus pada pelaksanaan thong-thonglek tahun ini, Mutaqin menekankan jika festival digeser ke alun-alun, lantaran pertimbangan peserta banyak. Maka dengan kondisi tahun lalu berjubel. Bahkan ada sebagian penonton ingin menikmati pulang, karena tidak dapat tempat. Maka arahan dari pimpinan, Dinbudpar pelaksanaan bisa difasilitasi di alun-alun.

”Untuk menjaga ketertiban dan keamanan di fasilitas umum, kami koordinasikan lintas sektor. Mulai Polres, Kodim, Satpol PP dan Perhubungan. Ini untuk menjaga ketertiban lalu lintas maupun keamanan keseluruhan,” ungkapnya. (yon daryono).

Bagikan ke:
baca juga:  Wabup Sampaikan Pandangan Umum Raperda kepada Ketua DPRD Kendal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *