Sukoharjo-Inspirasiline.com. Lebaran yang tinggal menghitung hari Pemkab Sukoharjo bersama instansi terkait menggelar apel gelar pasukan ops ketupat candi. Kegiatan tersebut berlangsung dihalaman Mapolres Sukoharjo pada Senin (17/4/2023) yang dipimpin oleh Bupati, yang didampingi Kapolres dan Dandim 0726 Sukoharjo.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani usai pimpin apel gelar pasukan kepada wartawan menyampaikan jelang lebaran kita gelar operasi ketupat candi bersama Polres dan Kodim Sukoharjo. Dengan operasi ketupat candi ini dimaksudkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik dari berbagai daerah yang mudik dikampung halaman ke kabupaten Sukoharjo.

“ Gelar pasukan ops ketupat candi untuk menyambut mudik lebaran 1444 H agar para pemudik bisa aman, nyaman dan selamat sampai di kampung halaman masing-masing,” ujar bupati Etik.
Operasi Ketupat 2023 digelar selama 14 hari, mulai 18 April hingga 1 Mei 2023. Selain itu, operasi ini telah diawali dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dari tanggal 10 sampai dengan 16 April 2023 dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 2 sampai dengan 9 Mei 2023.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan, Operasi Ketupat 2023 melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya. Para personel tersebut nantinya akan menempati 2.787 Pos dengan rincian:
a). 1.857 Pos Pengamanan yang berfungsi untuk pusat informasi, gatur dan rekayasa arus lalin, serta memastikan keamanan maupun ketertiban pada objek wisata, pusat perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya;
b). 713 Pos Pelayanan yang berfungsi untuk tempat istirahat pengemudi, manajemen rest area, pelayanan kesehatan, pemberian takjil gratis dan berbagai layanan lainnya;
c). dan 217 Pos Terpadu yang berfungsi untuk pusat kodal operasi secara terintegrasi bersama stakeholder terkait dan dilengkapi dengan command center terpadu.
Usai gelar pasukan kemudian dilanjut pemusnahan miras yang berlangsung dihalaman Mapolres Sukoharjo. pemusnaham miras dengan cara digilas dengan setum, dengan dimusnahkannya miras ini diharapkan agar bisa membuat jelar para penjual miras.
Pada kesempatan tersebut ditanya soal inpra struktur guna menghadapi arus mudik lebaran 1444H bupati Etik sampaikan bahwa untuk membuat rasa aman dan nyaman para pemudik utamanya transportasi jalan, pembangunan jalan diwilayah kabupaten Sukoharjo sudah mencapai 85 – 90 % selesai pihaknya mengatakan pembangunan jalan terus dikebut hingga menjelang lebaran sudah selesai, namun jika masih ada jalan yang perlu diperbaiki, tolong langsung komunikasikan sama saya, nanti akan segera kami lakukan perbaikan.
“Perbaikan jalan sudah hampir selesai, dipastikan para pemudik bisa lancar selamat sampai kampung halaman, namun jika masih ada jalan yang perlu perbaikan untuk memperlancar arus mudik, tolong hubungi kami, “ tegas buapti.
Lebih lanjut bupati mengatakan lebaran tahun ini karena sudah ada kelonggaran dari bapak Presiden, kami yakin para pemudik menunuju kampung halaman bisa mencapai 2 – 3 kali lipat dari tahun sebelumnya 2021 dan 2022 masa covid-19 kemarin. Dan untuk menyambut pemudik kami siapkan 4 bis berangkat dari TMII menuju Sukoharjo insya alloh nanti malem tiba dikota makmurakan kami sambut kedatangan mereka, katanya.
Dengan diberikan fasilitas mudik grati ini kata bupati Etik suatu bentuk kepedulian dari Pemkab Sukoharjo kepada para pemudik agar bisa mudik dengan aman,nyaman dan hapy. (Prie)
