Humas Polres Grobogan Gelar Pelatihan Etika Media Publik Bagi Anggota

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Dalam kehidupan masyarakat modern saat ini, setiap anggota kepolisian diharapkan untuk dapat bersosialisasi dengan anggota masyarakat lainnya. Terutama dalam penggunaan media sosial ( medsos ).

Dalam konteks organisasi administrasi publik atau pemerintah, pola-pola sikap dan perilaku serta hubungan antar manusia dalam organisasi maupun hubungannya dengan pihak luar organisasi pada umumnya diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Etika bagi penyelenggara negara merupakan hal penting yang harus dikembangkan karena dengan adanya etika diharapkan mampu untuk membangkitkan kepekaan birokrasi atau pemerintah dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Kasi Humas Polres Grobogan Ipda Tedy tengah memberi pengarahan.kepada peserta

Dewasa ini administrasi publik menghadapi tantangan yang cukup pelik sebagai akibat dari adanya tuntutan yang semakin beragam, sementara itu sumber daya yang dimiliki sangat terbatas baik dalam jumlah maupun kualitasnya. Oleh karena itu administrasi publik dituntut mampu menjawab berbagai tantangan dengan menempuh berbagai cara yang dapat dilakukannya.

Dalam upaya peningkatan kemampuan anggotanya, Polres Grobogan menggelar pembinaan dan pelatihan etika pelayanan serta kemampuan komunikasi digital melalui media digital publik bagi anggota Polres Grobogan, di aula jananuraga, Kamis, (27/7/2023).

Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia ( Kabag SDM ) Polres Grobogan Kompol Sudarto itu, diikuti 112 anggota Polres Grobogan dan Polsek jajaran.

Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari jurnalis televisi Arif Nur Rohman, yang merupakan kontributor SCTV dan Indosiar wilayah Grobogan, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora dengan pembahasan komunikasi digital.

Menurut Arif Nur yang juga merupakan pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia ( IJTI ) Muria raya itu, melalui media sosial, banyak hal yang dapat disampaikan. Diantaranya yakni informasi seputar kepolisian.

‘’Oleh karena itu, kali ini polisi dilatih membuat informasi yang lengkap dan terbuka, karena model informasi yang seperti itu sangat dinanti masyarakat,’’ jelas Arif Nur.

Ditambahkannya, bahwa pemberian informasi tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Grobogan Ipda Tedy, dalam kesempatan tersebut meminta anggota Polres Grobogan untuk berhati-hati dalam bermedsos.

‘’Polisi harus mengedepankan etika dalam bermedsos. Pelatihan ini dilaksakanan supaya anggota polisi memiliki kemampuan dalam berkomunikasi di media sosial dan tetap netral selama tahapan pemilu 2024,’’ ungkap Ipda Tedy.

‘’Harapan kami, setelah dilaksanakannya pelatihan ini anggota Polres Grobogan dapat menerapkannya dalam tugas sehari-hari terutama dalam hal pelayanan publik di era digital,’’ tandas Kasi Humas Polres Grobogan. (jkw-den)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *