Wonogiri-Inspirasiline.com. Menyambut HUT RI ke – 78, Desa Gambiranom, Kecamatan Baturetno, Kab.Wonogiri menyelenggarakan kegiatan Pesta Rakyat. (29,30/7/2023)
Kegiatan diikuti 12 dusun, dengan menyuguhkan kegiatan; gerak jalan sehat, bazar UMKM, lomba senam, Volly, seni gejug lesung/ kothekan, ronda malam/ nrethek.
Kegiatan bertempat di Dusun Dungrejo, Desa Gambiranom, memanfaatkan lokasi sepanjang jalan, pekarangan warga, dan lapangan Volly.

Suasana sangat meriah, ratusan stan, lengkap dengan umbul-umbul, bendera, rontek warna – warni variasi, dibumbui slogan – slogan, membuat suasana kelihatan seni, dan semarak.
Sepanjang jalan dijajakan ragam makanan tradisional ala Gambiranom, seperti ; gendar pecel, nasi bungkus, aneka gorengan, bakmi, bakso, somy, krowotan, wedang teh, jahe, kopi, ronde, dsb.

Pada puncak acara pesta rakyat, hadir ; Wabub Kab.Wonogiri (Setyo Sukarno), Forkompincam Baturetno, ketua karang taruna Kec.Baturetno ( Lufvi Angga Pradana), perangkat Desa Gambiranom, ketua karang taruna Gambiranom (Yuda Sadewa, SE), serta ratusan penonton dari masyarakat setempat dan sekitarnya.
Praacara diawali menyanyikan Indonesia Raya. Berikutnya disajikan tari Jaranan dari peserta didik SDN 1 Gambirsnom, pencak silat dari peserta didik SDN 2 Gambiranom, dan seni Hadroh Nurul Hidayah remaja Dungrejo.

Keterampilan anak – anak tersebut ternyata mampu menghipnotis penonton, sekaligus menghibur masyarakat setempat.
Sambutan disampaikan oleh ; Kepala Desa Gambiranom (Ir. Irianto), ketua karang taruna Kec.Baturetno, (Lufvi Angga Pradana), camat Baturetno (Drs. Eko Nur Haryono, MM), dan Wabub Kab.Wonogiri (Setyo Sukarno).
Pada kata sambutan Setyo Sukarno mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan Pesta Rakyat di Desa Gambiranom.

Pesta merupakan sarana untuk lebih mempererat tali persaudaraan antarwarga, mewujudkan kekompakan dan kerukunan warga, sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang aman, damai, rukun, sejahtera.
” Pesta Rayat dapat meningkatkan penghasilan masyarakat setempat, dengan cara memasarkan hasil karyanya, berupa makanan, jajanan, kerajinan dan lainnya.
Mari kita bersatu, Go Nyawiji sesarengan mbangun Wonogiri, dengan mensukseskan Panca Program ; Alus dalane, rame pasare, sehat rakyate, pinter wargane, sukses petanine ” ujar Setyo Sukarno mengakhiri kata sambutan.
Untuk menyemarakkan suasana, panitia penyelenggara (Joko Sarjono) bersama koordinator bidang seni budaya ( Yuda Sadewa ) menampilkan hiburan dari para juara lomba. Senan ibu- ibu juara 1 (dusun Gambiranom).
Seni gejug lesung / kethekan, juara 1 (Dusun Belikrejo) dan tampilan Seni Ronda / nretek, juara 1, (Dusun Belikrejo).
Untuk menyemarakkan pesta rakyat, panitia membagikan hadiah hadir berupa kipas angin (dari Indroprastha) dan kompor gas. (dari Ketua Karang Taruna Baturetno)
Hadiah kejuaraan, tropy pemenang, dan tropy bergilir, baik bidang seni dan olah raga disampaikan oleh Setyo Sukarno ( Wabub Wonogiri)
Acara penutup, dipentaskan pertunjukan Kethek Ogleng, dari sanggar seni Darma Giri Budaya, Sendang,Wonogiri, pimpinan Sukijo.
Pentas Kethek Ogleng kerkesan atraktif, kocak, lincah, hingga mampu membuat penonton betah menyaksikan hiburan hingga usai acara. (Sk/19).
