Bupati Sragen Dorong Sekolah Tonjolkan Inovasi Spesial Di Gelar Karya Siswa

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.  Gelar Karya Siswa yang Mengedepankan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang menghadirkan Karya Kreativitas Siswa diterapkan di Seluruh Sekolah yang ada di Kabupaten Sragen.

Pameran Gelar Karya kali ini di laksanakan di Kecamatan Miri dan Kecamatan Sumberlawang yang berpusat di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Miri dan SMP Negeri 1 Sumberlawang, Selasa (21/11/2023).

Selain Menghadirkan Bakat-Bakat Siswa dan Siswi, Orang Tua-pun didatangkan untuk Menyemarakkan Gelar Karya Siswa agar dapat Menikmati Kuliner maupun Membeli Hasil Karya Putra-Putrinya.

“Gelar Karya merupakan Salah Satu Wujud dari Ekspresi Siswa dalam Kurikulum Merdeka sehingga Gelar Karya ini menampilkan Karya Anak-Anak baik di Tingkat Kelas maupun Tingkat Sekolah. Kesempatan kali ini kita tampilkan di Tingkat Kecamatan.” Ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud) Kabupaten Sragen Prihantomo di Sela-Sela Kegiatan Gelar Karya di Wilayah Miri dan Sumberlawang.

Prihantomo menambahkan jika Gelar Karya Siswa Tahun Depan (2024) akan digelar untuk Tingkat Kabupaten Dalam Rangka Hari Pendidikan Nasional sehingga kesempatan Anak dalam Bereskpresi akan lebih Beragam.

Sementara Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati Mengapresiasi Kegiatan yang menghadirkan Bakat Seni Siswa dan Siswi mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga SMP.

Pada Tampilan Pameran Gelar Karya Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Menghimbau agar menampilkan Sesuatu seperti Inovasi yang Spesial.

“Misalnya saat Ibu mengunjungi Sekolah di Tanon Salah Satu Stand menampilkan bagaimana caranya mendapatkan Sumber Listrik dari Sayur-Sayuran. Dilain tempat hanya menampilkan Makanan  belum keluar.”Katanya.

Untuk itu Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati  mendorong agar masing-masing Sekolah Menonjolkan Inovasinya. Para Guru diharapkan mencari dan menggali hal-hal yang ada disekitar lingkungan.

Selain itu Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap Anak-Anak dilatih keberanian untuk menjaga Stand. Siswa dilatih untuk berbicara dan mengungkapkan pendapat sehingga Anak-Anak-pun percaya diri. Para Guru sifatnya hanya sebagai pendamping.

baca juga:  Kata Kepala Dinporabudpar Blora Soal Tempat Keramat Yang Bakal Tenggelam Karena Bendungan Gerak Karangnongko

Kemudian Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati minta Sekolah mempersiapkan tampilan Seni yang lebih Bervariasi seperti Rampak Silat, atau Pantomim agar Bakat Para Siswa Khususnya di Daerah dimunculkan dan dipupuk secara maksimal.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati menguraikan Anak-Anak memiliki Bakat yang Berbeda Satu dan yang lainnya. Jika ada yang jago IPA kemungkinan yang lain jago kesenian. Untuk itu Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati  meminta Para Orang Tua agar memupuk bakat dan minat Anak-Anak.

“Anak-Anak Talentanya Sungguh Luar Biasa. Ada yang bisa Menyanyi, ada yang memiliki Bakat Menari. Pokoknya jika Anaknya Nilai Kurang Jangan Dimarahi. Karena Anak-Anak itu mempunyai Bakat dan Minat masing-masing. Semua Anak itu Istimewa.”Ungkapnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *