Penghuni Lapas Kelas II B Slawi Mendapat Pengobatan Secara Masal

NEWS

Slawi-Inspirasiline.com-Lapas Kelas II B Slawi menandatangani naskah kerjasama dengan Yayasan Bahtera Berkat Bangsa di bidang kepribadian kerohanian, kesehatan mental, bidang kesehatan jasmani dan pelayanan bantuan hukum bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Slawi.  Penandatangan naskah kerjasama berlangsung di aula lapas Kamis (25)1/2014).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Yayasan Bahtera Berkat Bangsa Ir. Mulianto, Ketua Tim Klinik Air Hidup dr. Ferdi dari Bekasi, Wakil Ketua 1 STT. Kerusso Dr.Samuel Elkana dan Ketua Yayasan Sinar Kemuliaan Indonesia Tegal Rosy Eka Christiani.

Selesai penandatanganan Ketua Yayasan Bahtera Berkat Bangsa Mulyanto berharap kerjasama ini setidaknya bisa bermanfaat bagi penghuni lapas Slawi terutama di bidang kesehatan jasmani dan rohani sehingga nanti ketika warga binaan bebas dari masa hukumannya secara mental sikap dan kepribadiannya akan berubah lebih baik.
Dia juga minta kerjasama ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tetapi tetap terus berlanjut guna memberikan manfaat bagi narapidana baik muslim maupun non muslim.

Kata Mulianto, bahwa kerjasama ini tidak hanya dengan lapas Slawi tapi sudah dilakukan dengan lapas lainya..

Sementara itu Ketua STT Kerusso disampaikan oleh wakil ketua 1 : Dr.Samuel Elkana, dia merasa bangga bisa memberikan pendidikan didalam lapas Kelas II B Slawi. Harapannya kerjasama ini akan bermanfaat, karena
pendidikan sangat penting bagi siapa saja.

Begitu juga ungkap Rosy dari yayasan Sinar Kemuliaan Indonesia Tegal, bahwa yayasannya tidak melayani umat Nasrani saja, tapi semua umat. Kata Rosy kegiatan ini tak ada artinya kalau tidak sinergitas dan dukungan dan kerjasama dari semua pihak.

Ks.Lapas Kelas II B Slawi yang diwakili oleh Kasie Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja Aristyo Gunar Afrilia. dalam sambutannya menyampaikan, pola pembinaan yang dilakukan lapas Slawi kepada narapidana tidak hanya pendidikan jasmani dan rohani, tetapi para napi juga di didik ketrampilan sehingga setelah mereka bebas dari masa hukumnya dan kembali berbaur dengan masyarakat dia bisa bekerja sesuai keahliannya dan diharapkan mereka tidak akan mengulangi lagi perbuatan yang bertentangan dengan hukum.

Selesai acara penandatanganan naskah kerjasama dilanjutkan dengan pengobatan masal kepada sekitar 200 napi dan dilanjutkan pembinaan kerokhanjan kepada napi non muslim. (Biet)

Bagikan ke:

5 thoughts on “Penghuni Lapas Kelas II B Slawi Mendapat Pengobatan Secara Masal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *