Sukoharjo-Inspirasiline.com. TMMD Reguler ke-120 tahun 2024 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa yang ditandai dengan pemukulan gong dan penanda tanganan berita acara oleh wabup dan Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi yang berlangsung di lapangan desa Wirun kecamatan Mojolaban pada Rabu (8/4/2024), dengan mengusung tema “ Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”.
Dalam laporannya Pasiterdim 0726/Sukoharjo Kapten Inf. Kurniawan Jayadi menyampaikan bahwa TMMD di desa Wirun kecamatan Mojolaban ini di mulai dari (8/5 – 6/6 -2024) yang mana sebelelumnya sudah didahului dengan pra TMMD pada (28/4 – 7/5-2024).

Dalam TMMD tersebut pada sasaran Fisik akan menyelesaikan talut jalan pertanian dengan volume P. 859 meter x L. 0,3 meter x T. 0.8 meter, pembuatan talut jalan pertanian dengan volume P. 600 m x L 0,3 m x T 0,8 m, pembangunan betonisasi volume P 450 m x L 3,2 m x T 0,15m. pembangunan betonisasi volume P 650 m x L 2,5 m x T 0,15 m, uruk jalan dengan volume P 407 m x L 3 m x T 0,3 m , dan rehap RTLH sebanyak 2 unit, rehap masjid 1 unit, rehap MCK sejumlah 4 unit, rehap pos kamling 1 unit.
Selain itu juga memberikan sasaran fisik berupa: penyuluhan wasbang dan bela negara oleh Kodim 0726 Sukoharjo, penyuluhan narkoba hukum dan Kamtibmas oleh Polres Sukoharjo, penyuluhan KB kes dan stunting oleh DKK, DPPKBP3A, dan Puskesmas Mojolaban, penyuluhan pertanian oleh Dispertan Sukoharjo, rekam dan sosialisasi E-KTP oleh Disdukcapil. Dan juga memberikan sasaran tambahan berupa pembuatan sumur dalam oleh Kodim 0726 Sukoharjo sebanyak 5 unit.

Adapun dana yang di gelontorkan pada TMMD Reguler ini sebanyak Rp. 1 336 300 000 yang terdiri dana dari Mabes TNI sebesar Rp. 338 300 000, dari APBD propinsi Jawa Tengah sebesar Rp. 198 000 000, dan dana dari APBD kabupaten Sukoharjo sebesar Rp. 830 000 000, selain itu mendapat bantuan CSR dari Bank Jaeteng dan TP Dua Naga.
Wabup Agus Santosa ditemui wartawan usai melaksanakan simbolis mengecoran/betonisasi talut jalan menyampaikan bahwa dengan TMMD ini merupakan sinergitas antara Pemda, TNI, Polri dan masyarakat sehingga bisa mempercepat pembangunan didesa ,memcepat transportasi/roda perekonomian, menciptakan kegotong royongan membangun bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain itu juga bisa membangun semangat dan percaya diri masyarakat sehingga memiliki kesiapan menghadapi setiap ancaman dan tantangan dimasa mendatang.

“Dengan TMMD ini bisa menciptakan sinergitas anatara Pemda, TNI, Polri guna mempercepat pembangunan pedesaan”, ungkap Agus Santosa.
Sementara itu Danrem Warastratama 074 Surakarta Kolonel Inf. Ali Akhwan juga menambahkan bahwa dengan TMMD ini sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat yang menyelasiakan beberapan sasaran baik fisik maupun non fisik sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, misalnya mempercepat tarspotasi biaya angkut hasil pertanian.
Dan sasaran tambahan yang berupa pembuatan sumur tancap di 5 titik ini untuk antisipasi musim kemarau tiba, ini juga sebagai wujud TNI manunggal dengan air, TNI manunggal dengan alam. Program TMMD ini dalam satu tahun 4 x , untuk TMMD regular tiap Korem 1, di propinsi Jateng sendiri ada TMMD sengkuyung semuanya ini dilakukan guna mempercepat pembangunan di pedesaan.
“ TMMD sengkuyung membangun desa ini akan membantu mempercepat roda perekonomian di pesedaan”, ujar Danrem. (Prie)

amoxicillin buy canada: amoxil doxycyclineca – amoxicillin brand name
amoxicillin 500 mg without prescription