Sragen-Inspirasiline.com. Gerakan Praja Muda Karana (PRAMUKA) adalah Salah Satu upaya untuk menyelesaikan Permasalahan yang dihadapi Bangsa Indonesia. Di tengah maraknya Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif Berbahaya Lainnya (NARKOBA) serta Judi Online (JUDOL) yang merambah ke Dunia Anak-Anak Melalui Game Online , PRAMUKA menjadi Kegiatan yang memberikan bekal bagi Anak Bangsa untuk menyongsong masa depan.
Hal itu diungkapkan Bupati Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, saat menghadiri Pengukuhan dan Kursus Orientasi Singkat Ketua Majelis Pembimbing Ranting (KAMABIRAN) dan Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (KAMABIGUS) Gerakan PRAMUKA Kwartir Cabang Sragen di Pendopo Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen Pada Senin (5/8/2024).
Terkait dengan ketentuan baru dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (PERMENDIKBUDRISTEK) No. 12 Tahun 2024 yang mencabut PERMENDIKBUD No.63 Tahun 2014 yang menyebutkan PRAMUKA sebagai Kegiatan Wajib, Ketua Majelis Pembimbing Cabang (KAMABICAP) Sragen itu tetap berharap Kegiatan PRAMUKA diikuti oleh Seluruh Siswa-Siswi Sragen.

“Meskipun PRAMUKA tidak lagi menjadi Ekstrakulikuler Wajib di Sekolah, Saya Berharap Pelajar Sragen tetap mengikuti PRAMUKA sebagaimana Kegiatan ini pernah menjadi Suatu Keharusan.” Katanya.
Senada dengan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK N) 1 Mondokan Mulyadi,ST yang telah dikukuhkan sebagai KAMABIGUS berpendapat bahwa PRAMUKA adalah Kegiatan yang Sangat Positif dan Memiliki Banyak Manfaat.
“Karakter Anak yang mengikuti Gerakan PRAMUKA dengan tidak mengikuti sangat berbeda, terutama dari Bidang Kedisiplinan.” Terangnya.
Mulyadi Menegaskan bahwa mulai Tahun Ajaran Baru 2024/2025, PRAMUKA berubah Statusnya menjadi Ekstrakulikuler (EKSKUL) pilihan. Meskipun tidak diwajibkan lagi, Mulyadi percaya masih banyak Siswa-Siswi yang berminat untuk mengikuti EKSKUL PRAMUKA. Untuk itu Mulyadi membutuhkan Dukungan dari Para Kakak Pembina, untuk terus Memotivasi Para Murid agar semangat Kepramukaan tidak pernah Padam.
Mulyadi menjadi Satu dari 120 Kepala Sekolah yang dikukuhkan sebagai KAMABIGUS bersama 12 Camat sebagai (KAMABIRAN) dalam Pengukuhan dan Kursus Orientasi Singkat KAMABIRAN dan KAMABIGUS Gerakan PRAMUKA Kwartir Cabang Sragen.
Kursus Orientasi Singkat dibuka secara Resmi oleh Bupati Sragen dengan Penancapan Kapak Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan PRAMUKA Tingkat Cabang (PUSDIKLATCAB) Sapta Arga. Dilanjutkan dengan Penyampaian Materi oleh Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sragen, Drs. Suwardi, MM ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Obrigado pelo artigo promissor Na verdade, foi uma conta de diversão, parece muito mais agradável de sua parte. No entanto, como podemos nos comunicar
Olá, você fez um trabalho fantástico, certamente irei gostar e recomendar pessoalmente aos meus amigos, tenho certeza de que eles se beneficiarão com este site