Proses Pendataan Tanah Di Kota Tegal Sudah Mencapai 98 %

NEWS

Tegal-Inspirasiline.com. Puncak peringatan Hari Pokok Agraria dan Tata Ruang di Kota Tegal diperingati dengan upacara sekaligus potong tumpeng yang dilakukan di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kantah) jalan Hang Tuah Kota Tegal Selasa (24/09/2024).

Dalam kesempatan itu Kepala Kantor ATR / BPN Kota Tegal Darsini, SH., MH., membacakan sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A, bahwa.

Menurutnya sejak disahkannya Undang-Undang Pokok Agraria (UPA) tanggal 24 September 1960 menjadi momentum kebangkitan, bukan hanya bagi para pelaksana kebijakan di bidang Agraria dan Tata Ruang, tetapi bagi seluruh rakyat Indonesia.

“UPA juga menjadi bijakan dalam mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan akses terhadap tanah dan sumber daya alam. Arti luhur dari hadirnya UPA terletak pada prinsip-prinsip dasar yang terkandung di dalamnya Salah satunya adalah asas keadilan yang menggaris bawahi bahwa tanah harus dikuasai dan dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Dikatakan, Kementerian ATR BPN mampu melakukan akselerasi pendaftaran tanah dari yang semula capaian berjumlah 46 juta bidang terdaftar pada tahun 2017 menjadi 117,9 juta bidang tanah terdaftar hingga bulan September 2024 atau naik 250 persen dalam 7 tahun terakhir.

Pencapaian tersebut diapresiasi Bank Dunia dalam Forum World Bank Land Conference di Washington DC, Amerika Serikat pada Mei 2024. Indonesia dipandang memiliki sukses story atas keberhasilannya yang sangat inspiratif dalam pelaksanaan Reforma Agraria khususnya legalisasi asset.

Secara terpisah Darsini mengatakan hingga 24 September 2024 kantor Pertanahan Kota Tegal telah menyelesaikan buku tanah sebanyak 86.346 bidang.

‘ memang sedikit dibandingkan dengan kantor BPN Kota lain karena kota Tegal hanya 4 Kecamatan 27 Kelurahan
Kota Tegal sebenarnya sudah di deklarasikan sebagai Kota lengkap artinya seluruh bidang tanah yang ada di kota Tegal itu sudah terekam kalau bicara berapa bidang yang sudah bersertifikat tinggal sedikit kalau jumlah sertifikat yang sudah diterbitkan untuk seluruh bidang sekitar 98% jadi tinggal sedikit.’ tutur Darsini.

Disinggung soal program PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap) kata dia, bahwa.program ptsl di kota Tegal sudah berakhir pada tahun 2021 jadi sudah tidak ada lagi. Jelasnya. Diharapkan, masyarakat segera memproses hak atas tanah, karena sertifikat merupakan bukti yang kuat bagi pemiliknya.

Dalam peringatan HANTARU 2024, Kantor ATR BPN Kota Tegal juga menganugerahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun kepada Munasikin, S.SIT, Penata Kadastral Ahli Pertama pada Kantor Pertanahan Kota Tegal. Selain itu juga pemberian penghargaan kepada karyawan/karyawati terbaik.(Biet)

Bagikan ke:

3 thoughts on “Proses Pendataan Tanah Di Kota Tegal Sudah Mencapai 98 %

  1. I have been browsing online more than three hours today yet I never found any interesting article like yours It is pretty worth enough for me In my view if all website owners and bloggers made good content as you did the internet will be a lot more useful than ever before

  2. obviously like your website but you need to test the spelling on quite a few of your posts Several of them are rife with spelling problems and I to find it very troublesome to inform the reality on the other hand Ill certainly come back again

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *