Pengurus FKDM Grobogan Lakukan Studi Referensi Ke Bakesbangpol Kota Magelang

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Pengurus FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) Kabupaten Grobogan bersama Pengurus FKDM Kecamatan se Kabupaten Grobogan melakukan kunjungan dalam rangka study referensi ke Bakesbangpol Kota Magelang, Rabu (30/10/2024).

Rombongan FKDM Grobogan yang dipimpin langsung Ketuanya Mayor ( pur) Santosa tiba di Kantor Bakesbangpol Kota Magelang langsung diterima Kabid Kewaspadaan Satyawan Baroto mewakili Kepala Bakesbangpol Kota Magelang.

Hadir Kepala Bakesbangpol Grobogan Nurnawanta AP, Kabid Kewaspadaan Grobogan Yusiana Siamiwati, Ketua FKDM Grobogan Mayor (purn) Santosa beserta 19 Ketua FKDM Kecamatan se Grobogan, serta Kabid Kewaspadaan Nasional Kota Magelang Setyawan Baroto, Ketua FKDM Kota Magelang Joko Prayitno beserta pengurusnya.

Dalam kunjungannya ke Kota Magelang, para pengurus FKDM Grobogan ingin mengetahui kemajuan yang selama ini telah dilaksanakan FKDM Kota Magelang dalam hal cegah dini kasus atau cegah potensi konflik sosial.

Tukar menukar vandel

Dalam diskusinya , Setyawan Baroto selaku Kabid Kewaspadaan Kota Magelang menjelaskan kondisi wilayahnya, dimana Kota Magelang hanya memiliki 3 kecamatan dan 17 kelurahan dengan luasan wilayah 18.000 hektar serta terdapat 28 obyek vital. Disebutkan, meski menjadi kota kecil dengan penduduk padat, tak terlepas dari potensi masalah konflik sosisl. Untuk ini, kata Setyawan, pihaknya menggunakan FKDM selaku ujung terdepan. Potensi rawan konflik di Magelang yang pernah terjadi seperti money politics dalam pilkada, kebijakan sekolah dengan zonasi, masih adanya daerah hitam yang rawan narkoba.

FKDM Kota Magelang yang sudah cukup lama berdiri dengan jumlah pengurus semula hanya 5 personil namun dengan Permendagri 46 tahun 2019 jumlahnya menjadi 11 orang. Dalam melaksanakan tupoksinya, FKDM Kota Magelang hanya membuat laporan atas potensi konflik atau hal hal yang meresahkan masyarakat saja, namun tidak melakukan eksekusi atau tindakan.

“Kami hanya melakukan tupoksi FKDM yakni mencatat melaporkan saja, tidak melakukah tindakan untuk mengatasi masalah” ucap Ketua FKDM Magelang ,Joko Prayitno.

Terkait dana operasional FKDM, Setyawan menjelaskan selama ini FKDM Kota Magelang didukung oleh APBD Bakesbangpol Kota Magelang, jadi bukan dana hibah. ” FKDM kan bukan ormas sehingga tidak menerima dana hibah, mereka kita dukung dari dana kita” ucap Setyawan. Setiap bulan , para anggota FKDM diberikan honor dalam menopang operasionalnya, termasuk penyelenggaraan rapat 12 kali setahun.

Usai diskusi dan tukar pengalaman terkait FKDM, acara diakhiri dengan tukar vandel dan foto bersama. Kemudian rombongan FKDM Grobogan menuju Ketep pass. (jkw)

Bagikan ke:

2 thoughts on “Pengurus FKDM Grobogan Lakukan Studi Referensi Ke Bakesbangpol Kota Magelang

  1. Its like you read my mind You appear to know so much about this like you wrote the book in it or something I think that you can do with a few pics to drive the message home a little bit but other than that this is fantastic blog A great read Ill certainly be back

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *