Sragen-Inspirasiline.com. Sesuai Langkah Strategi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen Mengatasi Inflasi Pangan, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sragen, H. Suroto Hadiri Gerakan Pangan Murah Yang Digelar Oleh Dinas Ketahanan Pangan, Di Pendopo Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Dan Perikanan Kabupaten Sragen, Rabu (28/5/2025).
Gerakan Pangan Murah Ini Merupakan Langkah Strategis Dalam Mengatasi Inflasi Pangan Sekaligus Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-279 Kabupaten Sragen.
Dalam Arahannya, Plt Bupati H. Suroto Mendukung Penuh Adanya Kegiatan Gerakan Pangan Murah Ini. Sejalan Dengan Programnya Bersama Bupati Sragen Sigit Pamungkas Akan Memfokuskan Perhatian Pada 21 Desa Pra Sejahtera Setiap Tahunnya. Ia Berharap Pada Kegiatan Gerakan Pangan Murah Selanjutnya Bisa Dilaksanakan Di Desa – Desa Pra Sejahtera.
“Efektifnya Kan Seharusnya Di Desa-Desa Miskin Ekstrem Itu Punya Istilahnya Gaung Yang Besar Harapan Yang Besar Dari Masyarakat Yang Kurang Mampu Itu Dengan Adanya Gerakan Pangan Murah Seperti Ini. Dengan Saya Datang Di Sini Nanti Ke Depannya Bisa Dilokasikan Untuk Masyarakat Yang Benar – Benar Membutuhkan,” Pelas Plt Bupati H. Suroto

Plt Bupati Menyebut 50% Lebih Petani Berada Dibawah Garis Kemiskinan, Sehingga Peran Bulog Diminta Dapat Memberikan Dampak Nyata Dalam Pengamanan Harga Pangan, Mulai Dari Menjaga Ketersediaan Pangan Di Pasar Hingga Stabilisasi Harga.
Sehingga Kegiatan Ini Diharapkan Plt Bupati Tidak Hanya Menjadi Agenda Seremonial Semata, Pemerintah Daerah Juga Mengupayakan Membantu Masyarakat Agar Keluar Dari Pra Sejahtera Menjadi Sejahtera.
“Seluruh Pihak Untuk Terus Bersinergi, Menjaga Kelancaran Distribusi Pangan, Serta Mendukung Petani Dan Pelaku UMKM Lokal Agar Dapat Berkembang Dan Mandiri,” Lanjutnya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Dan Perikanan Kabupaten Sragen, Eka Rini Mumpuni Titi Lestari Menyampaikan Gerakan Pangan Murah Ini Dalam Rangka Stabilisasi Harga Jadi Biar Inflasi Tidak Membumbung Tinggi
“Sasaran Saat Ini Masyarakat Di Sekitar Kantor DKP3 Dan Masyarakat Yang Tinggal Di Kelurahan Sragen Kulon Dan Sine. Kemudian Komoditas – Komoditas Yang Dijual Hari Ini Mulai Dari Beras, Telur, Dan Hasil-Hasil Produk UMKM Local,” Jelas Eka.
Kedepan, Eka juga Berencana Kan Menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah Di Desa – Desa Yang Masuk Dalam Kategori Pra Sejahtera.
“Jadi, Kita Berharap Mudah-Mudahan Dengan Kegiatan Seperti Ini Sedikit Bisa Membantu Masyarakat Untuk Mendapatkan Pangan Yang Murah Dan Harga Yang Terjangkau. Seperti Ini Bisa Kita Laksanakan Mungkin Bukan Hanya Di Lingkup DKP3 Tapi Diharapkan Bisa Lebih Luas Di Desa-Desa Yang Lokasinya Jauh,” Ujarnya.
Pada Gerakan Pangan Murah Ini, Harga Barang Pangan Pokok Memang Dijual Cenderung Lebih Murah Daripada Harga Pasar Yaitu Beras Gapoktan Harga Rp.12.000/Kg..-, Beras Premium Rp.14.400/Kg,-, Minyak Goreng Kita Rp.15.500/Liter,-, Minyak Goreng Premium Rp.17.000/Liter,-, Telur Ayam Rp.22.000/Kg,-, Bawang Putih Rp.39.000/Kg, Bawang Merah Rp.32.000/Kg, Gula Pasir Rp.17.500/Kg Dan Aneka Sayuran Serta Produk UMKM Pangan Lokal. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
