Menteri PPPA Dan Bupati Hadiri Milad Ke-40 Ponpes Nurul Huda Sragen

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.  Pondok Pesantren Nurul Huda Desa Plosorejo, Kecamatan Gondang, Sragen, Menggelar Acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-40 Pada Sabtu Malam (12/7/2025). Dihadiri Oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi, Dan Bupati Sragen, Sigit Pamungkas.

Pondok pesantren Yang Didirikan Oleh KH. Syarif Hidayatullah Ini Telah Menjadi Bagian Penting Dalam Mencetak Generasi Islami Yang Berakhlak Mulia Di Sragen Selama Empat Dekade Terakhir.

Dalam Sambutannya, Bupati Sigit Pamungkas Menyampaikan Apresiasi Dan Rasa Syukur Atas Kiprah Panjang Ponpes Nurul Huda Yang Telah Membawa Manfa’at Luas, Tidak Hanya Bagi Santri, Namun Juga Masyarakat Sragen Secara Keseluruhan.

“Ini Merupakan Berkah Besar, Bukan Hanya Untuk Pondok Pesantren Nurul Huda, Tetapi Juga Bagi Seluruh Masyarakat Sragen. Malam Ini Kita Disatukan Dalam Suasana Yang Guyub, Rukun, Dan Penuh Kekeluargaan,” Ungkap Bupati Sragen Sigit Pamungkas.

Sementara Itu, Menteri PPPA Dalam Sambutannya Menekankan Pentingnya Peran Pesantren Dalam Membentuk Karakter Dan Ketahanan Moral Generasi Muda, Khususnya Dalam Menghadapi Tantangan Zaman.

“Di Pesantren, Anak-Anak Diajarkan Hidup Prihatin, Memperbanyak Ibadah, Menjauhi Gadget, Dan Membentuk Karakter Yang Juat”. Ujar Menteri PPPA.

Menteri PPPA Juga Mengungkapkan Sasil Survei Tahun 2024 Yang Menunjukkan Bahwa 1 Dari 2 Anak Di Indonesia Pernah Mengalami Kekerasan. Hal Ini Menjadi Pengingat Bahwa Anak-Anak Membutuhkan Lingkungan Yang Aman Dan Penuh Nilai, Seperti Yang Ditanamkan Di Pesantren. Karena Itu, Ia Menekankan Pentingnya Pendidikan Yang Tak Hanya Mengasah Ilmu, Tetapi Juga Membentuk Akhlak Dan Spiritualitas.

“Santri Tidak Boleh Merasa Minder, Karena Santri Bisa Menjadi Apa Saja. Saat Ini, Banyak Perusahaan Besar Justru Memilih Lulusan Pesantren Karena Akhlaknya Yang Teruji. Ilmu Dapat Dipelajari Dalam Waktu Singkat, Tetapi Karakter Dan Kejujuran Membutuhkan Proses Panjang Dan Tidak Bisa Dibentuk Seketika”. Lanjutnya.

Dirinya Juga Menitipkan Pesan Pentingnya Penguatan Peran Keluarga Dalam Mencetak Generasi Yang Berkualitas. Ia Juga Mendorong Adanya Gerakan Kebersamaan Orang Tua Dalam Mendidik Anak.

“Mari Kita Wujudkan Perempuan Berdaya Anak Terlindungi Menuju Indonesia Emas 2045”. Tegasnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *