Ibunda Wamenkop : “Waktu SD, Farida Gemar Membaca Buku”

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah, MSi saat masih bersekolah di sekolah dasar, sudah mrnunjukkan kecerdasannya, sejak kelas satu SD sudah senang membaca buku dan selama bersekolah itu Ida, nama panggilannya waktu kecil, bila diajak ke sawah oleh ibundanya selalu menolak dengan alasan akan belajar melalui buku bacaan, sehingga di kelas ia selalu memperoleh juara kelas.

Sekilas ceriteta tersebut dikisahkan Hj. Istiqomah, ibunda Wamenkop RI Farida Farichah kepada media Inspirasiline. com yang menemuinya di rumahnya RT 03 RW 01 Krajan Desa Putatsari Kec. Grobogan Kab. Grobogan Jawa Tengah pada Kamis sore (26/9/2025).

” Saya akui kalau Ida itu punya kemauan keras, saat saya ajak ke sawah, dia selalu menolak dengan alasan ingin membaca buku. Jadi sejak SD hobinya baca buku” ungkap Hj. Istiqomah.

Pasangan H. M. Tohir dan Hj. Istiqomah dikaruniai 8 anak, sedangkan Farida merupakan anak ke empat.
Dikisahkan, keluarga tersebut setiap harinya menjalani kehidupannya dengan penuh kesederhanaan. Almarhum H. M. Tohir harus banting tulang mengajar di MTs Purwodadi dengan penghasilan minim, sore dan malam hari digunakan untuk memberikan les mengaji bagi anak anak disekitarnya. Belum.lagi mengelola sawah yang tak begitu luas, namun cukup bisa menopang keluarga dengan 8 anak tersebut.

Diungkapkan, selepas lulus dari SMAN 1 Grobogan tahun 2004, Farida melanjutkan studi S1 nya ke Unnes Semarang jurusan kimia.

Usai lulus dari Unnes, sedianya mau study S2 bea siswa ke Malaysia, namun tak direstui ibundanya. Lalu Farida melanjutkan study S2 nya ke IPB Bogor pada jurusan yang sama melalui jalur bea siswa dan lulus cumlaude.

Sedianya Farida mau lanjut study ke S3, tetapi tidak kesampaian lantaran nikah dengan warga Banyumas.
Dibidang organisasi, Farida cukup piawai dan mumpuni. Hal ini dibuktikan dengan seabrek pengalaman dan jabatan yang disandangnya dalam memimpin berbagai organisasi.

Beberapa posisi yang ia emban, antara lain Sekretaris Kepala Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB (2024-2029) dan Wakil Sekretaris PP Fatayat NU (2022–2027).

Ia juga pernah mengisi posisi Wakil Sekretaris DPP Perempuan Bangsa (2019–2024), Ketua DPP Komisi Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) (2018–2021), Wakil Sekretaris Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (Lazisnu) PBNU (2015–2021), dan Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) (2012–2015).

Diakhir perbincangannya, Istiqomah menceriterakan mimpi yang dialaminya beberapa hari sebelum anaknya dilantik menjadi Wakil Menteri Koperasi RI oleh Presiden Prabowo.

Dalam miimpi tersebut, Istiqomah ditemui almarhum M. Tohir. Almarhum suaminya menyerahan 2 ekor kambing dimana kambing tersebut badannya dikerubungi kutu. Begitu Istiqomah bangun dari tidurnya dan dihubungkan dengan kejadian pelantikan Farida menjadi Wamenkop ini baru mengerti makna mimpi tersebut.

“Saya sangat bersyukur sekali, tenaga dan pikiran anak saya dibutuhkan untuk kemajuan bangsa dan negara” pungkasnya.

Dengan dilantiknya Farida Farichah menjadi Wakil Menteri Koperasi RI yang merupakan putra daerah kedua Kabupaten Grobogan setelah sebelumnya putra daerah asal Desa Tambirejo Kec. Toroh Kab. Grobogan Sudaryono juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian RI. (jk)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *