Hebaat….Wisatawan Belanda Belajar Cara Membuat Garam di Jono Grobogan

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Sejumlah wisatawan asal Belanda bersemangat mengikuti kegiatan belajar membuat garam darat di Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (18/10). Kunjungan ini merupakan bagian dari program eco-cultural tourism yang dikembangkan oleh masyarakat setempat bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Grobogan.

Para wisatawan terlihat berbaur dengan warga di ladang garam darat yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Mereka diajari langsung oleh petani garam setempat tentang proses tradisional pembuatan garam tanpa air laut, mulai dari pengambilan tanah garaman, penyaringan air garam, hingga proses penguapan di bawah sinar matahari.

Salah satu wisatawan tersebut, Marijke van Dijk, mengaku kagum dengan cara unik masyarakat Jono memanfaatkan tanah untuk menghasilkan garam.

“Ini sangat menarik. Di Belanda, kami biasa melihat garam laut. Tapi di sini, saya belajar bahwa garam bisa dibuat dari tanah yang mengandung mineral alami. Sangat luar biasa!” ujarnya didampingi wisatawan Belanda yang lainnya.

Kepala Desa Jono, Eko Winarto menjelaskan bahwa tradisi pembuatan garam darat ini sudah diwariskan turun-temurun.

“Kami senang ada wisatawan asing yang tertarik belajar. Ini bisa menjadi promosi bagi desa kami agar lebih dikenal sebagai desa wisata edukatif,” ujarnya.

Eko menyebut kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain belajar, wisatawan diajak membeli produk garam lokal yang sudah dikemas modern dengan label “Garam Jono”.

Kedepan, pihak desa berharap, wisata edukatif semacam ini dapat menjadi magnet baru bagi pengembangan pariwisata di Grobogan. (jk/ayk)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *