Grobogan-Inspirasiline.com. Keberadaan dana revitalisasi satuan pendidikan memang nyata dan penting, sebab program pemerintahan Prabowo melalui Kemendikdaamen RI, semua sekolah yang kurang layak pakai apalagi tidak layak pakai disulap menjadi sekolah yang layak pakai, kokoh secara fisik dan lebih cantik dari sisi penampilannya.
Sebagaimana yang dialami SD Negeri 2 Ngraji Kecamatan Purwodadi Kab. Grobogan ini.
Tahun ini sekolah dasar tersebut memperoleh dana revitalisasi satuan pendidikan dari Ditjen Paud Dikdasmen Kemendikdasmen RI sebesar Rp. 800,58 juta.

Kepada media Inspirasiline.com, Kepala SDN2 Ngraji Finda Pramesti, SPd menjelaskan gedung sekolah yang dipimpinnya itu sebelumnya temasuk sekolah yang kurang layak pakai dimana banyak ruangan kelas yang atapnya plafon rusak dan merupakan langganan banjir, sesuai Dapodik (data potensi pendidikan) sekolah tersebut, layak diusulkan dana revitalisasi satuan pendidikan ke pusat.
“Berdasarkan Dapodik itu, alhamdulilan usulan bisa diterima sekitar September 2025 dan mulai dibangun pada 5 Oktober hingga 31 Desember 2025” ungkapnya, pada Rabu (24/12/2025).
Dana revit di sekolahnya digunakan untuk merehab 6 ruang kelas dan 1 ruang administrasi. Sedangkan ruang perpustakaan dan UKS belum tersentuh dana revitalisasi.

Finda menambahkan selama proses pembangunan tersebut, kegiatan belajar para sswa dipindahkan sementara ke rumah rumah warga disekitar sekolah.
Sedangkan pengerjaan rehab gedung banyak memanfaatkan tenaga setempat, hingga saat berita ini ditayangkan progresnya sudah mencapai 95 persen selesai.
Finda yang menjabat Kepala SDN 2 Ngraji sejak 2023 dengan 9 guru itu mengaku jika pembangunan gedung tersebut selesai, dia masih memikirkan infrastruktur yang lainnya seperti paving halaman, ruang perpustakaan dan UKS serta mebelairnya.
“Harapan kami usai pembangunan 6 ruang kelas dan 1 ruang administrasi, kami mendapatkan dana lagi untuk infrastruktur lainnya seperti gedung perpustakaan dan UKS serta mebelair” ucapnya.
Diakuinya, dengan dana revitalisasi sekolahnya kini makin cantik dan kokoh. Sehingga para siswa bisa belajar lebih nyaman dan aman. Semuanya ini bisa menunjang kualitas pendidikan dari aspek sarprasnya.
Menanggapi hal ini, Septi Haryani salah satu guru di sekolah tersebut mengatakan senang karena dengan revitalisasi ini belajar anak anak lebih nyaman dan produktif. Hal yang sama disampaikan Dwi Asnajati guru kelas 4 mengaku senang karena dengan revitalisasi anak-anak bisa lebih baik lagi belajarnya.
Terpisah, Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Grobogan Irfan menjelaskan jumlah SD di Kab.Grobogan yang mendapatkab dana revitalisasi sebanyak 62 buah.
Dia berharap dengan dana revitalisasi ini akan memperbaiki kondisi gedung sekolah menjadi lebih baik sehingga pembelajaran siswa lebih aman, nyaman dan menyenangkan. (jk)
