Subuh Ceria Warnai Awal Tahun 2026, Bupati Sragen Ajak Desa Gelar Rutin

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.  Mengawali Tahun Baru 2026 dengan lantunan doa dan kebersamaan, ribuan warga bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen memadati Halaman Kantor Terpadu Pemda Sragen untuk mengikuti kegiatan Subuh Ceria, Senam dan Sarapan Bareng, Kamis (1/1/2026). Subuh Ceria ini menjadi simbol komitmen Pemkab Sragen memulai Tahun dengan nilai religius, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Kegiatan diawali dengan salat subuh berjamaah yang dipimpin K.H.M. Abdul Jalil Al Hafidz selaku imam, dilanjutkan tausiyah oleh Ust. Ali Basyarudin, M.Ag., senam bersama, sarapan bareng, serta pembagian door prize kepada peserta.

Acara tersebut dihadiri Bupati Sragen Sigit Pamungkas, Wakil Bupati H. Suroto, jajaran Forkopimda, pejabat Pemkab Sragen, Kemenag dan Baznas Kabupaten Sragen, ASN, serta ribuan masyarakat dari berbagai wilayah.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan Subuh Ceria tidak hanya dilaksanakan di Tingkat Kabupaten, tetapi dapat dirancang dan dilaksanakan secara rutin di seluruh Desa di Kabupaten Sragen.

“Ke depan bisa dirancang setiap Desa minimal satu bulan sekali menggelar Subuh Ceria di Desanya masing-masing. Ini Pak Lurah, Pak Camat, Bu Camat hadir, nanti bisa dikoordinasikan setiap bulannya, agar cerianya merata,” ujar Bupati Sigit Pamungkas.

Menurutnya, pelaksanaan Subuh Ceria di Tingkat Desa dapat diatur di masjid-masjid setempat sebagai upaya memperkuat kebersamaan, spiritualitas, dan semangat gotong royong masyarakat.

Orang Nomor Satu di Sragen itu juga mendoakan agar awal Tahun Baru 2026 yang diawali dengan salat subuh berjamaah menjadi pertanda kebaikan bagi seluruh masyarakat.

“Dengan awal Tahun baru dan subuh berjamaah ini, saya doakan menjadi awal yang baik bagi kita semua, khususnya masyarakat Sragen dan secara umum bagi Bangsa Indonesia, agar dapat meniti hari-hari di Tahun 2026 dengan sebaik-baiknya dan limpahan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tuturnya.

Bupati Sigit Pamungkss  menambahkan, rangkaian senam dan sarapan bersama menjadi ruang kebersamaan dan kegembiraan masyarakat, sekaligus mengajak warga untuk memulai Tahun baru dengan tubuh sehat dan hati yang gembira.

Sementara itu, Ust. Ali Basyarudin, M.Ag. dalam tausiyahnya menekankan pentingnya mengawali Tahun dengan niat dan langkah yang baik, terutama di waktu subuh saat hati masih bersih dan dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Mengawali Tahun dengan awal yang baik, dilakukan di waktu subuh ketika jiwa masih terpaut dengan Allah, doa-doa masih jujur dilantunkan. Insya Allah kedekatan hati, kebersamaan, guyub rukun, dan semangat gotong royong akan terus terjaga,” ungkap Ust. Ali.

Ali menegaskan bahwa sesuatu yang diawali dengan kebaikan akan berujung pada kebaikan pula. Ia juga mengajak masyarakat merefleksikan makna Subuh Ceria sebagai awal kebahagiaan.

“Hari ini kita membuktikan di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwa kita bisa memulai sesuatu dengan baik, dan insya Allah jika diawali dengan baik, semuanya akan berakhir dengan baik,” pesannya.

Dalam tausiyahnya, Ia turut mengingatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya saudara-saudara yang tengah diuji dengan musibah banjir dan tanah longsor, yang kehilangan tempat tinggal dan orang-orang tercinta.

Pada kesempatan tersebut pula juga disampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Sragen dalam aksi kemanusiaan. Donasi yang dihimpun melalui kanal resmi Pemkab Sragen untuk penanganan bencana di Indonesia telah mencapai Rp1 Miliar.

“Insya Allah kita akan menjadi Bangsa yang kuat manakala kita saling peduli dan saling berkontribusi. Semoga donasi Rp1 Miliar ini menjadi dua kali lipat dengan izin Allah,” harapnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *