Sragen-Inspirasiline.com. Semarak Pawai Ramadhan yang digelar KB Dan TK Nur Aqila Sragen berlangsung meriah pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan yang mengambil Start dan Finish Di Halaman Sekolah Tersebut Menjadi Bagian Dari Syiar Ramadhan Sekaligus Penguatan Karakter Pendidikan Bagi Anak Usia Dini.
Momentum tersebut sekaligus menandai dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah yang telah terakreditasi B ini mengusung konsep “Fun Activity Ber-Ac” dengan berbagai Program Unggulan Berbasis Pendidikan Islam Terpadu Dan Teknologi (IT).

Kepala Yayasan Pendidikan Islam Terpadu Nur Aqila Sragen, Catur Jatmiko, menegaskan bahwa kehadiran Sekolah ini merupakan wujud Komitmen Menghadirkan Pendidikan Yang Berkualitas, Nyaman, Dan Terjangkau Bagi Masyarakat.
“Sejak awal, kami ingin menghadirkan Pendidikan Anak Usia Dini yang tidak hanya Fokus pada Akademik, tetapi juga Pembentukan Karakter, Akhlak, Dan Kemandirian Anak. Lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman menjadi Prioritas Utama Kami,” ujar Catur.
Ia menambahkan, dengan gedung baru yang lebih representatif, proses belajar mengajar kini semakin kondusif. Anak-anak dapat belajar dengan gembira tanpa khawatir akan kepanasan maupun gangguan faktor keamanan.
“Alhamdulillah, fasilitas sudah semakin memadai. Lokasi juga strategis sehingga anak-anak lebih aman. Bahkan banyak yang beta di Sekolah karena suasananya menyenangkan,” tambahnya.
Beragam program unggulan yang ditawarkan, di antaranya praktik Shalat Setiap Hari, Hafalan Surat Pendek Dan Hadis, Doa Harian, Manasik Haji, Outing Class, Outbond Dan Rekreasi, Renang Serta Pemeriksaan Kesehatan, Pembelajaran Iqro Dan Alfabet, Hingga Pemutaran Film Sejarah Islam.
Prestasi pun terus ditorehkan. Pada Tahun 2025, Siswa-Siswi Nur Aqila berhasil meraih Juara 1, 2, dan 3 lomba mewarnai dan meronce Tingkat Kecamatan Karangmalang. Catur menyebut pencapaian tersebut menjadi bukti keseriusan Guru dalam mendampingi Anak secara sabar dan profesional.
“Walaupun sekolah kami masih tergolong muda, alhamdulillah prestasi sudah cukup banyak. Ini hasil kerja keras Guru-Guru yang menjalankan Konsep Sekolah Ramah Anak Dengan Sepenuh Hati,” katanya.
Untuk peningkatan usia, KB IT menerima Anak Usia 3–4 Tahun Dan TK IT Usia 4–6 Tahun. Meski berbasis IT, biaya pendidikan tetap terjangkau dengan biaya awal kurang dari dua juta rupiah dan SPP bulanan yang ramah di kantong masyarakat.
“Sekolah IT sering dianggap mahal, padahal kami berkomitmen tetap terjangkau agar semua lapisan masyarakat bisa mengakses pendidikan berkualitas. Kuota terbatas, jadi kami mengundang orang tua segera mendaftarkan putra-putrinya,” pungkas Catur. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
